Share

Kepala Dinas Koperasi dan UKM Kota Ambon, Marthen Keiluhu 

LASKAR – Guna menstabilkan perekonomian di tengah pendemi Covid-19 di Kota Ambon, sebanyak 12.261 UMKM yang tersebar di wilayah Kota Ambon, menerima bantuan dari Kementerian Koperasi dan UKM RI dengan total anggaran Rp 29.426.400.000.

Kepala Dinas Koperasi dan UKM Kota Ambon, Marthen Keiluhu menjelaskan, bantuan Presiden produktif pemerintah untuk usaha mikro produktif yang diberikan kepada UMKM di Indonesia, termasuk Maluku, khususnya Kota Ambon.

Menurut Keiluhu, pihaknya mengusulkan ke Kementerian untuk menerima bantuan itu 21.500 UMKM sampai dengan tanggal 22 November, namun yang disetujui dan telah menerima bantuan itu sebanyak 12.261.

BACA JUGA:  Fatlolon : Kedepan KKT Akan Export Bawang Merah dan Kacang Hijau

“Kami masih ada permintaan yang diusulkan oleh Dinas Koperasi ke pusat dengan jumlah sebanyak 2000 UMKM sehingga totalnya sekarang sudah mencapai 23.500,”jelas Keiluhu, Kamis (05/11/2020).

“Nah secara total itu ada sekitar 23.500 UKM yang telah kami usulkan. Awalnya itu 21.500 namun kami tambah lagi 2.000, dan yang sudah terkonfirmasi akan baru itu (12.261),”jelas dia seraya menambahkan, bantuan tersebut bersifat sekali pencairan dalam bentuk tunai untuk membantu usaha yang nantinya akan di bangun. Bahkan yang sempat tersendat akibat pandemi dan per UMKM mendapat bantuan uang tunai sebesar 2.400.000. (L01)