AMBON, LaskarMaluku.com – Kota Ambon kembali mengukir prestasi dalam upaya percepatan penurunan stunting dan berhasil meraih Juara I Tingkat Kabupaten/Kota pada Pekan GENTING tahun 2026 untuk Regional 3.

Pekan GENTING sendiri merupakan gerakan gotong royong nasional berupa Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting yang diinisiasi oleh Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/BKKBN.

Pekan GENTING sendiri bertujuan untuk Mempercepat penurunan dan pencegahan stunting melalui pemberian bantuan gizi serta pendampingan, dengan sasaran utama : Ibu hamil, ibu menyusui, anak balita, dan keluarga berisiko stunting (KRS).

Dengan Bentuk kegiatan: Verifikasi data, edukasi keluarga, identifikasi intervensi, serta mobilisasi pihak luar (pemerintah, swasta, hingga individu) sebagai Orang Tua Asuh.

Ketua TP PKK Kota Ambon, Lisa Wattimena seperti dilansir simpulmaluku.com mengatakan, dari hasil penilian untuk kategori tingkat provinsi, pemenang masing-masing regional adalah Aceh untuk Regional 1, Sulawesi Selatan untuk Regional 2, dan Maluku untuk Regional 3.

Sementara untuk kategori Kabupaten/Kota, Kabupaten Cianjur menjadi pemenang Regional 1, Kabupaten Lombok Timur untuk Regional 2, dan Kota Ambon meraih Juara I untuk Regional 3.

Lisa Wattimena menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam pencapaian tersebut, khususnya Pemerintah Kota Ambon melalui Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB), BKKBN, TP-PKK, Posyandu, serta Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS).

Menurut Lisa, penghargaan tersebut merupakan hasil dari kerja kolaboratif yang selama ini telah dibangun oleh berbagai pihak dalam upaya menangani persoalan stunting di Kota Ambon.

“Sebagai Ketua TP PKK Kota Ambon, saya menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kota Ambon, dalam hal ini Dinas DPPKB, BKKBN, TP PKK, Posyandu, dan Tim Percepatan Penurunan Stunting atas prestasi yang kita peroleh,”ungkapnya.

Ia menilai keberhasilan tersebut menjadi bukti kerja keras dan keseriusan seluruh pihak dalam melakukan berbagai upaya pencegahan dan penanganan stunting.

“Ini adalah jawaban dan hadiah dari kerja kolaborasi yang selama ini sudah kita bangun. Keberhasilan ini adalah wujud nyata kerja keras dan keseriusan kita dalam memerangi stunting,” katanya.

Lisa berharap, capaian tersebut dapat menjadi motivasi bagi seluruh pihak untuk terus mempertahankan komitmen bersama dalam mempercepat penurunan stunting dan meningkatkan kualitas sumber daya manusia di Kota Ambon.

“Ini akan menjadi motivasi untuk kita tetap ada dalam komitmen bersama untuk mewujudkan generasi emas Indonesia maju,” tambahnya seraya memberikan apresiasi khusus kepada BKKBN yang memiliki program GENTING dan berperan dalam pelaksanaan program tersebut.

Menurutnya, prestasi pada Pekan GENTING 2026 menjadi capaian penting bagi Kota Ambon setelah sebelumnya Kota Ambon juga mendapatkan apresiasi dalam bidang penanganan stunting di tingkat nasional.

“Ini apresiasi kedua bagi Pemerintah Kota Ambon dalam hal penanganan stunting. Kemarin penanganan stunting terbaik tingkat nasional, kali ini melalui program inovasi GENTING,” ujarnya.

Lisa menegaskan, berbagai penghargaan tersebut tidak boleh hanya menjadi sebuah pencapaian, tetapi harus menjadi pemacu untuk meningkatkan kolaborasi dan inovasi dalam penanganan stunting.

Ia berharap seluruh unsur yang selama ini terlibat, mulai dari pemerintah daerah, TP PKK, BKKBN, Posyandu, TPPS hingga masyarakat, dapat terus memperkuat kerja bersama. (L06)