AMBON, LaskarMaluku.com – Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Ambon menerima bantuan 10 unit road barrier dari Maxim sebagai bentuk dukungan terhadap upaya peningkatan keselamatan berlalu lintas di Kota Ambon.

Bantuan tersebut merupakan hasil koordinasi dan kerja sama yang telah dibangun antara Dishub Kota Ambon dan Maxim Wilayah Ambon, sekaligus menjadi bagian dari kampanye keselamatan bagi para pengguna jalan.

Kepala Dinas Perhubungan Kota Ambon, Yan Suitela, kepada wartawan di Balai Kota Ambon mengatakan bantuan tersebut telah direalisasikan pada Kamis (9/7).

“Hari ini, 9 Juli 2026, berdasarkan hasil koordinasi dan kerja sama antara Dinas Perhubungan Kota Ambon dengan Maxim Wilayah Ambon, kami menerima dukungan berupa 10 unit road barrier yang juga dilengkapi pesan-pesan sosialisasi kepada masyarakat,” ujar Suitela.

Menurutnya, road barrier yang diberikan memiliki desain berbeda dengan pembatas jalan berwarna oranye yang selama ini digunakan Dishub. Selain berfungsi sebagai pengatur arus lalu lintas, fasilitas tersebut juga memuat pesan-pesan moral yang mengajak masyarakat untuk lebih disiplin dalam berlalu lintas.

Salah satu pesan yang terpampang pada road barrier tersebut berbunyi, “Jalan Raya Bukan Tempat Uji Nyali.” Pesan itu diharapkan mampu meningkatkan kesadaran masyarakat agar selalu mengutamakan keselamatan saat berkendara.

“Melalui pesan-pesan ini kami ingin mengingatkan masyarakat, khususnya pengguna jalan, agar selalu mematuhi aturan lalu lintas dan menjadikan keselamatan sebagai prioritas,” katanya.

Yan menjelaskan, selain digunakan untuk pengaturan lalu lintas sehari-hari, road barrier tersebut juga akan dimanfaatkan dalam berbagai kegiatan berskala besar di Kota Ambon, seperti peringatan Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia, Hari Ulang Tahun Kota Ambon, maupun agenda masyarakat lainnya.

“Road barrier ini ringan dan mudah dipindahkan sehingga sangat efektif digunakan pada berbagai kegiatan yang membutuhkan pengaturan arus kendaraan. Kehadirannya tidak hanya mendukung kelancaran lalu lintas, tetapi juga menjadi media edukasi keselamatan bagi masyarakat,” jelasnya.

Ia berharap kolaborasi antara Pemerintah Kota Ambon dan Maxim dapat terus berlanjut melalui berbagai program yang mendukung terciptanya lalu lintas yang aman, tertib, dan nyaman bagi seluruh pengguna jalan.(L06)