AMBON, LaskarMaluku.com– Pemkot Ambon menyerahkan secara simbolis bantuan hewan kurban bagi umat Islam dalam rangka Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah/2026 Masehi.
Penyerahan berlangsung di halaman depan Balai Kota Ambon, Senin (25/5).
Bantuan tersebut terdiri dari 50 ekor sapi dan 50 ekor kambing yang akan didistribusikan kepada masjid dan kelompok masyarakat penerima di empat kecamatan di Kota Ambon.
Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kabag Kesra) Kota Ambon, M Aulia Waliulu, dalam laporannya menjelaskan, kegiatan penyaluran hewan kurban merupakan agenda rutin tahunan sebagai bentuk kepedulian sosial pemerintah kepada masyarakat, khususnya umat Islam.
Ia mengatakan, ibadah kurban merupakan syariat Islam yang mengandung makna pengorbanan, ketakwaan, serta kepedulian sosial sebagaimana dicontohkan Nabi Ibrahim AS dan Nabi Ismail AS.
“Penyembelihan hewan kurban memiliki aspek spiritual sebagai sarana mendekatkan diri kepada Allah SWT, sekaligus aspek sosial untuk mempererat ukhuwah Islamiyah dan meningkatkan kepedulian terhadap masyarakat yang membutuhkan,” ujarnya.
Menurutnya, tahun ini Pemkot Ambon menerima 115 proposal permohonan bantuan hewan kurban. Namun, berdasarkan ketersediaan anggaran dan ketentuan yang berlaku, bantuan disalurkan kepada 100 penerima, masing-masing 50 penerima sapi dan 50 penerima kambing.
Ia memastikan seluruh hewan kurban yang dibagikan telah memenuhi persyaratan kesehatan dan layak untuk disembelih pada perayaan Idul Adha nanti.
Sementara itu, Walikota Ambon, Bodewin Wattimena, dalam sambutannya menegaskan komitmen pemerintah kota untuk terus hadir dalam setiap momentum hari besar keagamaan melalui berbagai bentuk dukungan dan fasilitasi.
“Dalam setiap momentum hari besar keagamaan, Pemerintah Kota Ambon selalu berupaya mengambil bagian, termasuk melalui penyediaan bantuan hewan kurban bagi umat Islam di Kota Ambon,” kata Wattimena.
Ia mengakui kondisi keuangan daerah turut mempengaruhi kemampuan pemerintah dalam memenuhi seluruh permohonan yang masuk. Meski demikian, Pemkot tetap berupaya meningkatkan jumlah bantuan dibanding tahun sebelumnya.
“Jumlah bantuan tahun ini mencapai 50 ekor sapi dan 50 ekor kambing. Kami menyadari jumlah ini belum mampu memenuhi seluruh kebutuhan masyarakat. Karena itu kami mohon maaf kepada pihak-pihak yang belum memperoleh bantuan, atau yang mengajukan sapi namun hanya mendapat kambing,” ujarnya.
Wattimena menambahkan, nilai utama dari ibadah kurban adalah keikhlasan dalam berbagi kepada sesama.
“Berkurban mengajarkan kita tentang keikhlasan dalam memberi. Mudah-mudahan bantuan ini membawa berkah bagi pemerintah kota, pengurus masjid, organisasi penerima, maupun masyarakat yang nantinya menerima daging kurban,” katanya.
Ia juga menekankan bahwa seluruh hewan bantuan telah melalui pemeriksaan kesehatan sehingga aman untuk didistribusikan dan disembelih.
Di akhir sambutannya, Wali Kota mengajak seluruh masyarakat untuk terus menjaga harmoni kehidupan antarumat beragama di Kota Ambon.
“Kita memiliki banyak perbedaan, tetapi perbedaan itu tidak boleh membuat kita tercerai-berai. Justru harus menjadi kekuatan untuk membangun harmoni, menjaga semangat hidup orang basudara, serta mewujudkan Ambon yang maju, inklusif, toleran, dan berkelanjutan,” tegasnya.
Menurutnya, semangat toleransi harus terus dijaga agar Ambon tetap dikenal sebagai kota yang damai dan menjadi contoh toleransi di Indonesia.
“Ambon adalah milik semua.
Kebersamaan inilah yang harus menjadi kekuatan besar bagi kita untuk terus membangun Kota Ambon yang kita cintai,” tutup Wattimena.(L06)
