AMBON, LaskarMaluku.com – Panitia pelantikan Rapat Pimpinan Provinsi (Rapimprov) Pengurus Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Maluku Tahun 2025-2030, memantapkan acara dengan menampilkan sejumlah potensi pariwisata Maluku dari berbagai belahan bumi Maluku. 

Destinasi wisata yang ditampilkan pihak panitia merupakan bagian dari promosi kawasan wisata yang meliputi kawasan geografis pulau-pulau dari setiap desa dan kota yang terdapat di sembilan kabupaten dan dua kota di provinsi Maluku. 

Destinasi wisata yang ditampilkan  memiliki daya tarik unik, pemandangan alam, budaya, maupun kearifan budaya Maluku menjadi daya magis untuk mendatangkan para wisatawan ditengah kebijakan fiskal dan geopolitik internasional yang menjadi momok krisis  ekonomi global saat ini. 

Meski begitu, Kadin Indonesia dan Maluku melihat potensi pariwisata menjadi salah satu sektor unggulan provinsi Maluku, termasuk sektor perikanan yang harus menjadi sektor andalan dunia usaha dalam memainkan peran guna menstabilkan perekonomian daerah Maluku.

Rapimprov selain mengevaluasi, dan menyinkronkan program kerja organisasi, baik yang telah berjalan maupun yang akan dilaksanakan. Akan tetapi Rapimprov Kadin Maluku secara strategis ikut membahas isu-isu krusial terkait dunia usaha, ekonomi daerah, dan kebijakan strategis

Secara umum.

Ketua umum Kamar Dagang dan Industri KADIN Indonesia, 

Anindya Novyan Bakrie berpendapat, panorama alam Maluku luar biasa.

Ia mengakui destinasi wisata Maluku amat baik untuk dikembangkan karena dari 38 provinsi yang ia kunjungi, potensi wisata Maluku sangat baik maka diperlukan kolaborasi dalam pengembangannya kedepan.

“Panorama alam Maluku luar biasa,

saya melihat 38 provinsi saya keliling inti keberhasilan suatu provinsi itu satu diukur dari pemimpinnya dan kami melihat pak gubernur atas kepercayaan masyarakat dan kerjasama dalam dunia usaha dalam hal ini ketua KADIN provinsi,” ujar Ketua Umum Kadin Indonesia, Anindya Novyan Bakrie kepada awak media usai melantik pengurus KADIN Maluku periode 2025-2030 yang berlangsung di lantai 7 kantor gubernur Maluku Senin siang (27/04/2026).

Ia juga mengucapkan selamat atas kepemimpinan Mas Latuconsina yang terpilih untuk kedua kalinya memimpin Kadin Maluku sekaligus berharap adanya kolaborasi dalam meningkatkan kerja sama dengan berbagai pihak, termasuk IMPEXS Blok Masela, dan proyek strategis nasional guna peningkatan ekonomi Maluku.

“Jadi saja sekalian saya ucapin selamat  kepada ketua umum Kadin Maluku untuk kedua kalinya terpilih dan ini suatu kesempatan emas saya melihat 

 satu dengan adanya impexs dalam waktu dekat, kedua peningkatan dari kampung nelayan bahkan sampai ke dan juga hilirisasi dari berbagai macam sumber dayanya karena saya merasa bahwa kolaborasi yang erat sekali dan terimakasih kepada pak gubernur selaku pemerintah provinsi Maluku dan Kadin ini bisa menjadi suatu alasan untuk pertumbuhan yang sudah baik sampai 5’4 persen 5’4 persen bisa menuju, bahkan sampai mendobrak agar supaya pertumbuhan nasional bisa maju terus,”harap Anindya Novyan Bakrie.

Ia juga berharap jika dalam perjalanan KADIN Indonesia ke luar negeri, pihaknya bakal mempromosikan potensi pariwisata Maluku hingga ajakan kerjasama.

” Kadin Indonesia ingin sekali mempromosikan potensi dari pada Maluku termasuk Pariwisatanya dalam kunjungan ke luar negeri dan kami melihat sendiri mudah-mudahan bisa terus diajak kesini terus bekerjasama untuk kebaikan Maluku untuk Indonesia,”ujarnya.

Terkait dengan permintaan dari gubernur HL, untuk Diving disalah satu wilayah laut di Nusalaut , Anindya Novyan Bakrie mengatakan, secepatnya permintaan pak gubernur Hendrik bisa secepatnya dipenuhi namun diperlukan koordinasi dengan Ketua Umum Kadin Maluku untuk bisa berkoordinasi dengan Kadin provinsi agar bersama-sama melaksanakan diving di Nusalaut.

“Saya ingin secepatnya karena saya baru tahu dari pak gubernur rupanya tidak perlu datang dan jauh’ ke Banda atau ke pulau Room tetapi ke lokasi pak gubernur katakan dan katakanlah lebih fleksibel dan mungkin nanti dengan Ketua Umum Kadin Maluku atur bersama dengan teman-teman provinsi lainnya karena ini harapannya menarik,” kata Ketua Umum Kadin Indonesia Anindya Novyan Bakrie. 

Untuk disimak bahwa Diving atau penyelaman menggunakan alat bantu napas (scuba) untuk menjelajahi laut dalam, menikmati terumbu karang, dan meneliti biota laut. 

Sementara itu ditempat yang sama gubernur Maluku, Hendrik Lewerissa menyikapi efesiensi dan dampak geopolitik global saat ini 

Kolaborasi dengan pihak kadin sendiri telah berjalan cukup lama kita akan terus melanjutkan dan meningkatkan kolaborasi bersama termasuk pihak lain.

“Pokoknya kolaborasi itu dilakukan didasarkan atas pemahaman dan kesadaran bahwa pemerintah tidak bisa kerja sendiri itulah prinsipnya Pemerintah harus bekerja dengan pihak yang lain kalangan swasta dan kalangan dunia usaha maupun juga sektor-sektor yang lain civil sosaity juga atau kelompok masyarakat sukarela seperti LSM, serikat pekerja, yayasan. Ini adalah pilar demokrasi yang memperjuangkan kepentingan publik, mendorong partisipasi warga, serta mengontrol jalannya pemerintahan,”jelas gubernur HL, 

Rapimprov Kadin Maluku yang diadakan di antara dua Rapat Kerja Provinsi (Rakerprov) atau Musyawarah Provinsi (Musprov). 

Tujuan dan Fungsi yaitu memperkuat kolaborasi antara organisasi  Kadin dengan pemerintah daerah, akademisi, dan pelaku usaha lainnya sebagaimana diatur dalam Anggaran Dasar (AD) Kadin untuk memastikan keberlanjutan dan soliditas organisasi di tingkat provinsi.(L05)