DOBO, LaskarMaluku.com – Kemudahan masyarakat dalam mengakses layanan keuangan menjadi salah satu kunci penting untuk mendorong pertumbuhan ekonomi daerah, terutama di wilayah kepulauan yang masih menghadapi berbagai kendala geografis.

Hal ini disampaikan Bupati Kepulauan Aru Timotius Kaidel dalam pertemuan antara Bupati Kepulauan Aru, Timotius Kaidel, dan jajaran Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Maluku yang berlangsung di Dobo, Rabu (17/6/2026).

“Pemerintah Kabupaten Kepulauan Aru akan terus mendukung berbagai program yang bertujuan meningkatkan literasi dan inklusi keuangan hingga menjangkau masyarakat di desa-desa maupun pulau-pulau terluar,” kata Bupati.

Ia juga menegaskan pentingnya mengoptimalkan peran Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) sebagai wadah kolaborasi antara pemerintah daerah, lembaga jasa keuangan, dan para pemangku kepentingan lainnya.

Melalui sinergi tersebut, masyarakat diharapkan memperoleh akses yang lebih luas terhadap layanan perbankan, pembiayaan usaha, serta berbagai produk keuangan yang aman dan sesuai kebutuhan.

Bupati menambahkan, perhatian pemerintah saat ini diarahkan pada peningkatan akses pembiayaan bagi nelayan, pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), serta kelompok usaha produktif lainnya.

“Dengan dukungan layanan keuangan yang lebih mudah dijangkau, diharapkan pelaku usaha mampu meningkatkan kapasitas usahanya sekaligus memperkuat perekonomian keluarga,” jelas Bupati.

Di sisi lain, OJK Provinsi Maluku memberikan apresiasi atas komitmen Pemerintah Kabupaten Kepulauan Aru dalam mendukung penguatan inklusi keuangan di daerah. OJK menilai kerja sama yang telah terjalin menjadi fondasi penting untuk memperluas pemerataan layanan keuangan, khususnya di wilayah kepulauan yang memiliki tantangan tersendiri.

Selain membahas penguatan peran TPAKD, pertemuan tersebut juga mengevaluasi pelaksanaan berbagai program yang telah berjalan sekaligus menyusun langkah-langkah strategis untuk meningkatkan efektivitasnya. Kedua pihak sepakat mempererat koordinasi agar manfaat program dapat dirasakan secara langsung oleh masyarakat.

Melalui kolaborasi yang terus diperkuat antara Pemerintah Kabupaten Kepulauan Aru dan OJK Provinsi Maluku, diharapkan akses layanan keuangan yang semakin inklusif mampu mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat serta mempercepat pertumbuhan ekonomi daerah secara berkelanjutan. (*/L02)