AMBON, LaskarMaluku.com – Umat paroki Santa Maria Bintang Laut (MBL) pada Perayaan Misa Jumat Pertama, secara khusus mendoakan keselamatan masyarakat Nusa Tenggara Timur (NTT) pascagempa utama Magnitudo 7,7 pada 15 Agustus 2026, diikuti dengan rentetan gempa susulan.

Misa khusus dan Doa bersama Seribu Lilin untuk Flores NTT, dilaksanakan pada hari Jumat, 04 September 2026
Waktu: Pukul 18.00 WIT (6.00 sore) berlangsung secara khidmat di gereja Santa Maria Bintang Laut. Misa ini dipimpin oleh RD Amandus Oratmangun, Pastor Paroki.

Misa ini sendiri disponsori oleh Wanita Katolik Republik Indonesia (WKRI) Cabang Stella Maris Paroki MBL. Sebelum misa dilaksanakan, sejumlah WAG dihimbau kepada umat di 24 rukun yang berada dibawa paroki MBL untuk ikut didalam perayaan misa Kudus ini, sambil berdonasi seribu rupiah (Rp 1000).

RD Amandus Oratmangun sapaan akrab Aman dalam homilinya menekan pada aspek pentingnya mengampuni sesama agar Allah juga mengampuni kesalahan kita (Mat. 6:14-15). Dalam ayat 36-37, anggur baru dimaknai dengan hidup baru di dalam Kristus.

Kantong baru berarti menemukan kebiasaan dan pola pikir baru. “Tetapi anggur yang baru harus dituang dalam kantong yang baru pula” (Luk. 5:38).

Yesus mengajarkan bahwa cara kerja-Nya yang baru tidak mungkin diterapkan dengan cara lama. Harus ada keterbukaan dan perubahan diri kita untuk menyikapinya.

Misa khusus dan Doa bersama Seribu Lilin untuk Flores NTT, disertai lagu,

Lirik lagu Ina Maria, Syair Ina Maria ata sare:

INA MARIA

Refren:
Ina, Ina Maria, Ina ata sare
Ina, Ina Maria, Ina peten kame.

Tobo tuen pae parep,
Peten non go anam ue.
Susah doan paya lela,
Paya tada tana ekan. >Ref.

Kame ia ata nalan,
Peten kame anam ue.
Ribun pia susa tudak,
Ratun pia paya taga.

Lagu ini dikidungkan saat persembahan.

Lagu daerah rohani “Ina Maria” (atau dikenal dengan lirik “Ina Maria Ata Sare”) berasal dari Flores Timur/Adonara, Nusa Tenggara Timur, suku Lamaholot, dan diciptakan oleh Thomas Kwaelaga.

Usai misa dirangkaikan dengan doa Rosario penuh. Doa Rosario ini selain mendoakan keselamatan masyarakat Nusa Tenggara Timur NTT, doa khusus juga untuk mohon keselamatan bumi Maluku umumnya dan kota Ambon khususnya agar dijauhkan dari bencana gempa bumi.

Usia misa khusus ini diikuti dengan kegiatan donasi seribu rupiah dan acara pembakaran lilin dihadapan arca bunda Maria yang adalah ibunda Tuhan Yesus Kristus. Dan dalam sejarah kota Ambon Bunda Maria dinobatkan sebagai Bunda Pelindung kota Ambon oleh bangsa Portugis. Selanjutnya donasi disumbangkan untuk masyarakat NTT yang terdampak bencana gempa.

Untuk diketahui, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mencatat jumlah gempa susulan di Nusa Tenggara Timur (NTT) pascagempa utama Magnitudo 7,7 pada 15 Agustus 2026 telah mencapai 11.630 kali hingga 4 September 2026 pukul 05.00 WIB.

Rentetan gempa susulan ini merupakan bagian dari rangkaian aktivitas seismik pascagempa utama di wilayah Flores, NTT.

Aktivitas gempa ini diprakirakan masih akan terus berlangsung dan berangsur meluruh hingga empat pekan atau sekitar satu bulan ke depan.

BMKG terus mengimbau masyarakat agar tetap tenang, menghindari bangunan yang mengalami kerusakan atau retak, serta senantiasa waspada terhadap potensi guncangan lanjutan. (L05)