TIAKUR, LaskarMaluku.com – Komitmen membangun Maluku Barat Daya (MBD) melalui kerja sama dan kolaborasi lintas institusi kembali ditegaskan Bupati MBD, Benyamin Th. Noach, saat menyambut Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) MBD yang baru, Yafeth Ruben Bonai, S.H., M.H., bersama keluarga di Bandara Jos Imsula Orno, Kamis (22/10/2026).

Penyambutan tersebut dilanjutkan dengan acara ramah tamah di Kantor Kejaksaan Negeri MBD yang dihadiri unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), jajaran pemerintah daerah, serta sejumlah undangan.

Momentum ini tidak sekadar menjadi ajang penyambutan pejabat baru, tetapi juga menjadi kesempatan memperkuat hubungan kelembagaan antara Pemerintah Kabupaten MBD dan Kejaksaan Negeri MBD dalam mendukung penyelenggaraan pemerintahan, penegakan hukum, serta percepatan pembangunan daerah.

Dalam sambutannya, Bupati Benyamin Th. Noach menyampaikan ucapan selamat datang kepada Kajari Yafeth Ruben Bonai beserta keluarga untuk mengemban tugas di Kabupaten Maluku Barat Daya, Bumi Kalwedo.

Noach berharap kehadiran Kajari yang baru dapat semakin memperkuat koordinasi dan komunikasi antarlembaga, sehingga berbagai program dan agenda pembangunan daerah dapat berjalan dengan baik.

Menurutnya, kemajuan daerah membutuhkan keterlibatan dan dukungan seluruh unsur, baik pemerintah daerah, Kejaksaan, TNI, Polri maupun instansi terkait lainnya. Karena itu, semangat kebersamaan dan koordinasi harus terus dibangun demi kepentingan masyarakat.

“Apapun yang kita lakukan bersama, mari kita berkoordinasi demi kebaikan daerah dan masyarakat,” ujar Noach.

Selain menekankan pentingnya sinergi kelembagaan, Bupati juga memperkenalkan sejumlah nilai kearifan lokal masyarakat MBD kepada Kajari yang baru. Salah satunya adalah tradisi penyambutan tamu melalui penyajian sopi yang merupakan bagian dari adat dan budaya masyarakat setempat.

Ia juga menjelaskan makna Kalwedo sebagai salam khas masyarakat Maluku Barat Daya yang mengandung nilai persaudaraan, penghormatan, kebersamaan, dan perdamaian.

Nilai-nilai tersebut, kata Noach, menjadi fondasi penting dalam membangun kehidupan bermasyarakat sekaligus mempererat hubungan antarlembaga di daerah.

Ia pun berharap Kajari Yafeth Ruben Bonai dapat menjalankan amanah dengan baik, merasa nyaman bertugas di MBD, serta bersama-sama memberikan kontribusi bagi kemajuan daerah.

“Semoga Bapak berkenan di MBD dan bersama-sama kita membangun MBD, mencintai MBD. Tuhan memberkati kita semua,” ungkapnya.

Sementara itu, Kajari MBD Yafeth Ruben Bonai menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Bupati, unsur Forkopimda, Sekretaris Daerah, serta seluruh jajaran yang telah memberikan sambutan hangat kepada dirinya dan keluarga.

Bonai mengungkapkan bahwa sebelum dipercaya mengemban tugas di Maluku Barat Daya, dirinya menjabat sebagai Koordinator di Gorontalo selama kurang lebih satu tahun empat bulan. Penugasan di MBD merupakan bagian dari perjalanan pengabdiannya dalam institusi Kejaksaan.

Ia menegaskan bahwa keberhasilan pelaksanaan tugas Kejaksaan tidak dapat dipisahkan dari dukungan dan koordinasi dengan berbagai unsur pemerintahan serta lembaga lainnya.

Baginya, membangun komunikasi dan hubungan kerja yang harmonis dengan pemerintah daerah, TNI, Polri, dan seluruh pemangku kepentingan merupakan hal penting, bukan hanya untuk memperkuat institusi masing-masing, tetapi juga untuk mendukung pembangunan daerah.

“Bukan hanya kita memperkuat instansi kita, tetapi kita membangun hubungan kerja dengan Pemda, TNI, Polri, dan berbagai lembaga. Yang perlu ada kerja sama, kita kerja sama. Hanya satu kata, kita membangun Kabupaten tercinta Maluku Barat Daya,” tegas Bonai.

Ia berharap dukungan dan kerja sama yang telah terbangun dapat terus dipelihara bersama Bupati dan seluruh unsur Forkopimda, sehingga Kejaksaan Negeri MBD dapat menjalankan tugas dan tanggung jawab secara optimal.

Bonai juga mengajak seluruh elemen daerah untuk mengedepankan semangat persaudaraan, persatuan, dan kebersamaan dalam membangun Maluku Barat Daya.

Suasana keakraban semakin terasa ketika seruan “Kalwedo” yang disampaikan Kajari mendapat jawaban serentak dari para hadirin. Momen tersebut menjadi simbol penerimaan dan semangat persaudaraan dalam menyambut kehadirannya di Bumi Kalwedo.

Kegiatan kemudian ditutup dengan sesi foto bersama Bupati MBD, Kajari MBD, Kapolres, Dandim, unsur Forkopimda, jajaran pemerintah daerah, serta para undangan.

Penyambutan ini diharapkan menjadi awal yang baik bagi terbangunnya hubungan kerja yang semakin solid antara Pemerintah Kabupaten Maluku Barat Daya dan Kejaksaan Negeri MBD. Dengan koordinasi, komunikasi, dan kolaborasi yang berkesinambungan, berbagai upaya menjaga stabilitas daerah, memperkuat penegakan hukum, serta mewujudkan pembangunan yang berorientasi pada kesejahteraan masyarakat dapat berjalan semakin optimal. (L02)