LANGGUR, LaskarMaluku.com – Pelaksanaan Musyawarah Pimpinan Paripurna (MPP) XXXVII Angkatan Muda Gereja Protestan Maluku (AMGPM) mendapat dukungan dana sekitar Rp2,1 miliar dari berbagai pihak. Dukungan tersebut digunakan untuk menunjang penyelenggaraan kegiatan, memperkuat sarana organisasi, dan meningkatkan kapasitas kader pemuda gereja di Maluku dan Maluku Utara.

Kegiatan yang berlangsung pada 18–23 Oktober 2026 di Ohoi Ohoira, Kecamatan Kei Kecil Barat, Kabupaten Maluku Tenggara, menjadi momentum konsolidasi organisasi sekaligus penguatan pelayanan dan kaderisasi pemimpin masa depan gereja.

Ketua Panitia Pelaksana MPP XXXVII AMGPM, Benhur George Watubun, mengatakan kegiatan tersebut disiapkan untuk memperkuat komitmen pelayanan dan pembinaan generasi muda gereja. Menurut dia, penyelenggaraan forum ini tidak terlepas dari dukungan pemerintah, masyarakat, dan berbagai unsur organisasi.

“MPP AMGPM ke-37 dilaksanakan dengan keyakinan iman yang sungguh, seperti untuk Tuhan dan bukan untuk manusia,” kata Benhur saat menyampaikan laporan panitia pada pembukaan MPP XXXVII, Minggu (18/10/2026).

Benhur menjelaskan, dukungan anggaran yang diterima panitia antara lain berasal dari Pemerintah Kabupaten Maluku Tenggara sebesar Rp500 juta dan Pemerintah Provinsi Maluku sebesar Rp500 juta. Selain kedua bantuan tersebut, panitia juga menerima dukungan dari Wali Kota Tual, jemaat, pengurus AMGPM di berbagai daerah, keluarga, dan pihak lainnya.

Pemerintah Kabupaten Maluku Tenggara turut membantu penyiapan fasilitas mandi, cuci, kakus (MCK) serta penataan halaman gedung serbaguna. Sementara itu, Wali Kota Tual, Akhmad Yani Renuat, menjanjikan jamuan makan bagi seluruh peserta kegiatan.

Menurut Benhur, persiapan MPP XXXVII telah berlangsung sekitar satu tahun lima bulan. Tahapan tersebut meliputi penyusunan konsep kegiatan, penggalangan dana, penyiapan kebutuhan teknis, serta koordinasi dengan pemerintah daerah, DPRD, aparat keamanan, dan instansi terkait untuk mendukung kelancaran kegiatan.

“Jika tanpa Tuhan dan dukungan berbagai pihak, dalam hal ini pemerintah dan seluruh masyarakat, kami tidak sampai di titik ini,” ungkap Benhur.

Selain mendukung kebutuhan penyelenggaraan, panitia juga menyiapkan 34 unit laptop untuk Pengurus Besar AMGPM. Perangkat tersebut selanjutnya akan disalurkan kepada pengurus daerah AMGPM di Provinsi Maluku dan Maluku Utara guna menunjang administrasi, koordinasi, serta pelaksanaan program organisasi.

Penyediaan perangkat tersebut menjadi salah satu bentuk penguatan sarana kerja organisasi. Dengan dukungan teknologi, pengurus daerah diharapkan dapat meningkatkan efektivitas pengelolaan administrasi dan pelaksanaan program pembinaan kader di wilayah masing-masing.

MPP XXXVII AMGPM mengusung tema “Anugerah Allah Melengkapi dan Meneguhkan Gereja Menuju Satu Abad GPM”, dengan subtema “Hadirkan Kasih Kristus dalam Keluarga dan Masyarakat”. Tema tersebut menjadi landasan bagi pembahasan pelayanan gereja, penguatan spiritualitas, dan peningkatan kontribusi pemuda dalam kehidupan sosial.

Rangkaian kegiatan berlangsung selama enam hari. Agenda awal meliputi kajian subtema, penelaahan Alkitab, dan study meeting. Pada 22 Oktober 2026, kegiatan dijadwalkan dilanjutkan dengan pelatihan fasilitator pendidikan kader, sebelum ditutup dengan penanaman pohon produktif pada 23 Oktober 2026.

Melalui forum tersebut, AMGPM diharapkan memperkuat koordinasi antarpengurus, meningkatkan kapasitas kader, serta memperluas peran pemuda gereja dalam pelayanan sosial dan pelestarian lingkungan.

Dukungan dana dan fasilitas dari berbagai pihak menjadi bagian penting dalam menunjang pelaksanaan MPP XXXVII. Namun, rincian lengkap sumber dana, total penerimaan, serta alokasi penggunaannya belum dijabarkan secara terperinci dalam bahan laporan panitia yang tersedia. (L05)