SERAM BAGIAN BARAT, LaskarMaluku.com – Komitmen PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan Maluku dan Papua (UIP MPA) dalam menghadirkan manfaat bagi masyarakat tidak berhenti pada penyediaan listrik yang andal. Melalui Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL), PLN UIP MPA memperkuat kualitas pendidikan di SMA PGRI 2 Kairatu melalui penyediaan infrastruktur digital guna mendukung proses pembelajaran yang lebih adaptif terhadap perkembangan teknologi.

Komitmen tersebut diwujudkan melalui penyerahan bantuan Program Peningkatan Infrastruktur Digital SMA PGRI 2 Kairatu yang dilaksanakan pada Rabu (24/6). Program ini merupakan bagian dari upaya PLN UIP MPA dalam mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui penyediaan sarana pembelajaran berbasis teknologi yang mampu menjawab tantangan dunia pendidikan di era digital.

Bantuan yang diserahkan meliputi 5 unit laptop, 5 unit proyektor, 5 unit printer, pemasangan jaringan internet WiFi, serta penyambungan listrik. Bantuan tersebut diharapkan dapat mengoptimalkan proses belajar mengajar, memperluas akses terhadap sumber belajar digital, serta mendorong pemanfaatan teknologi dalam kegiatan pendidikan di lingkungan sekolah.

Sebanyak 20 orang guru dan 143 siswa menjadi penerima manfaat langsung dari program ini. Kehadiran perangkat pendukung pembelajaran digital beserta akses internet yang lebih baik diharapkan dapat meningkatkan efektivitas proses pembelajaran, memperkaya metode pengajaran, serta membuka kesempatan bagi siswa untuk mengembangkan kemampuan literasi digital sebagai bekal menghadapi dunia pendidikan maupun dunia kerja di masa mendatang.

Kepala SMA PGRI 2 Kairatu, Marthinus Tomatala, S.Pd., menyampaikan apresiasi atas kepedulian PLN terhadap peningkatan kualitas pendidikan di sekolahnya. Menurutnya, bantuan yang diberikan tidak hanya melengkapi kebutuhan sarana pembelajaran, tetapi juga menjadi motivasi bagi seluruh warga sekolah untuk terus meningkatkan kualitas proses belajar mengajar.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada PLN UIP Maluku dan Papua atas perhatian dan dukungan yang diberikan kepada SMA PGRI 2 Kairatu. Bantuan ini menjadi penyemangat bagi kami untuk terus mengembangkan pembelajaran berbasis teknologi. Dengan fasilitas yang lebih memadai, kami optimistis guru dapat lebih kreatif dalam mengajar dan siswa memperoleh pengalaman belajar yang lebih menarik serta relevan dengan perkembangan zaman,” ujarnya.

General Manager PLN UIP MPA, Raja Muda Siregar, mengatakan bahwa pembangunan infrastruktur energi harus berjalan seiring dengan pembangunan kualitas sumber daya manusia. Menurutnya, pendidikan merupakan salah satu investasi jangka panjang yang akan menentukan daya saing bangsa di masa depan.

“PLN percaya bahwa listrik bukan hanya menghadirkan terang, tetapi juga membuka jalan bagi lahirnya lebih banyak kesempatan. Melalui Program Peningkatan Infrastruktur Digital SMA PGRI 2 Kairatu, kami ingin memastikan bahwa akses terhadap teknologi dapat dimanfaatkan secara optimal untuk meningkatkan kualitas pendidikan. Kami berharap program ini mampu menciptakan lingkungan belajar yang lebih inovatif, memperkuat kompetensi digital generasi muda, serta melahirkan sumber daya manusia unggul yang siap berkontribusi bagi pembangunan daerah maupun Indonesia,” ujar Raja. (L02)