AMBON, LaskarMaluku.com – Universitas Pattimura (Unpatti) pada Seleksi Nasional Berbasis Tes (SNBT) tahun 2026 ini mendapat minat berbagai mahasiswa dari luar provinsi Maluku. Kondisi ini sangat menggembirakan civitas akademika universitas terbesar di kawasan timur Indonesia ini
Salah satu pencapaian membanggakan tahun ini adalah keberagaman asal daerah peserta yang diterima menjadi mahasiswa baru Universitas Pattimura Tahun 2026.
Hasil pencatatan Unpatti, tercatat berasal dari 25 provinsi di seluruh Indonesia, meski sekitar 80 persen di antaranya masih berasal dari Maluku.
“Ini luar biasa, artinya Unpatti masih menjadi perhatian dari berbagai penjuru Indonesia,” kata Wakil Rektor Bidang Akademik, Dominggus Malle dalam sebuah konferensi pers, terkait dengan pengumuman hasil Seleksi Nasional Berbasis Tes (SNBT) tahun 2026 yang dilangsungkan di lantai dua Rektorat Unpatti, Selasa, (26/05/2026)
Menurutnya, persaingan paling ketat terjadi di Program Studi Pendidikan Dokter, di mana satu kursi diperebutkan oleh 13 orang dengan tingkat kelulusan hanya 7,67%. Demikian halnya Program studi Farmasi, Teknik Perkapalan, Gizi dan Kesehatan dan Keselamatan Kerja.
Berikut lima prodi dengan persaingan tertinggi:
- Pendidikan Dokter – rasio 1:13, tingkat kelulusan 7,67%
- Teknik Perkapalan – rasio 1:9,3, tingkat kelulusan 10,75%
- Farmasi – rasio 1:9,2, tingkat kelulusan 10,64%
- Kesehatan dan Keselamatan Kerja (prodi baru) – rasio 1:8,3, tingkat kelulusan 12%
- Gizi (prodi baru) – rasio 1:3,8, tingkat kelulusan 12,87%
Kelima program studi ini belakangan mendapatkan peminat yang cukup banyak, dari para mahasiswa Seleksi Nasional Berbasis Tes (SNBT) Tahun 2026.
Dari total 5.627 pendaftar, sebanyak 2.109 peserta dinyatakan diterima melalui jalur SNBT. Angka ini hanya mengisi sekitar 60,26% dari total daya tampung 3.400 kursi yang tersebar di 83 program studi. Dari jumlah tersebut, 75 program studi berhasil mendapatkan mahasiswa baru, sementara 7 program studi tidak mendapat satu pun peminat, baik di kampus utama maupun kampus daerah.
“Kami juga belum mengetahui kenapa sampai tidak ada peminat di tujuh prodi tersebut,” ungkap Malle.
Sementara itu, nilai UTBK tertinggi tahun ini diraih peserta dari Program Studi Teknik Sipil dengan skor 705,65 dari nilai sempurna 900.
Daftar Ulang dan Seleksi Mandiri
Bagi peserta yang dinyatakan lulus, batas akhir pelengkapan berkas ditetapkan pada 3 Juli 2026, lebih awal dari batas nasional 31 Juli 2026. Kebijakan ini diambil agar sisa kuota yang belum terisi dapat segera dialihkan ke jalur Seleksi Mandiri.
Pengumuman Seleksi Mandiri dijadwalkan sekitar 9 Juli 2026. Tahun ini, jalur mandiri dibuka dalam empat format yakni Mandiri UTBK, RPL, Prestasi, dan jalur lainnya yang akan diinformasikan lebih lanjut melalui laman resmi Unpatti. (L05)
