AMBON, LaskarMaluku.com – Memperingati Hari Kesiapsiagaan Bencana tahun 2026, Forum Pengurangan Risiko Bencana (FPRB) Provinsi Maluku bekerjasama dengan Klasis Kota Ambon melalui Bidang Pengembangan Oikumene Semesta (POS) melakukan latihan kesiapsiagaan bencana, bertempat di Pastori Ketua Sinode GPM, Minggu (26/4/2026).

Kegiatan dimulai dengan briefing singkat, dan dilanjutkan dengan Latihan Evakuasi Mandiri menuju Tempat Evakuasi di SMP – SMA Kalam Kudus Ambon.

Tak berhenti di situ, peringatan HKB ini dilanjutkan dengan simulasi evakuasi menggunakan Virtual Reality (VR) yang didatangkan secara langsung oleh Prof. Taro Arikawa (Chuo University) yang merupakan Ketua WG 4 Program SATREP bersama Gusti Ayu Ketut Surtiari, M.Si (perwakilan Badan Riset dan Inovasi Nasional/ BRIN) dan Mohammad Farid, Ph.D (perwakilan Institut Teknologi Bandung/ ITB) beserta Tim.

Beberapa peserta Latihan Evakuasi Mandiri turut mencoba alat VR tersebut, termasuk Kasrul Selang selaku Ketua Forum PRB Provinsi Maluku. Peringatan HKB ini juga diakhiri dengan door prize yang disediakan oleh Forum PRB Provinsi Maluku dan Klasis Kota Ambon.

Briefing Skenario Simulasi yang diikuti seluruh peserta

Turut hadir pada rangkaian acara HKB ini: Pdt. E. Muskita (Ketua Klasis Kota Ambon), Dr. sc. agr. drh. Faradilla Attamimi, MTAPSc (Assisten Tata Pemerintahan Sekda Provinsi Maluku), Pdt. Z. J. Sahertian (Ketua Majelis Jemaat GPM Bethel), Dr. Ferad Puturuhu (Ketua FPT-PRB Provinsi Maluku), perwakilan Anak Remaja (AR) Jemaat GPM Bethel dan Nazareth, perwakilan lintas denominasi, perwakilan FPRB Kel. Rijali, Negeri Batu Merah, Kel. Wainitu dan sejumlah anggota masyarakat.

BNPB turut memantau jalannya peringatan HKB 2026 di Provinsi Maluku yang dimulai pada pukul 10.00 WIT. Pada kesempatan tersebut, Ketua Forum PRB Provinsi Maluku bersama Asisten Tata Pemerintahan Sekda Maluku dan Prof. Taro Arikawa turut berinteraksi dengan Pejabat BNPB dan seluruh peserta HKB se-Indonesia secara live, serta melaporkan keikutsertaan Provinsi Maluku pada HKB 2026.

Sebagai informasi, HKB Nasional Tahun 2026 kali ini dipusatkan di Provinsi Nangroe Aceh Darusalam, dan dihadiri langsung oleh Kepala BNPB, Letjen TNI Suharyanto.

Ketua Klasis GPM Kota Ambon, Ketua Majelis Jemaat GPM Bethel dan peserta HKB 2026 tampak sedang memperagakan “segitiga aman” untuk melindungi kepala saat gempabumi terjadi

Pada arahan penutupnya, Kasrul Selang menyampaikan terima kasih kepada Pdt. S. I. Sapulette, M.Si (Ketua MPH Sinode GPM) beserta jajaran sampai ke Jemaat-jemaat yang turut berpartisipasi dalam mensukseskan HKB 2026 di Provinsi Maluku. Ucapan terima kasih juga disampaikan kepada Yayasan Kalam Kudus Ambon atas ijin penggunaan halaman untuk kegiatan Latihan Evakuasi Mandiri.

Untuk diketahui, sejak tahun 2017, Pemerintah Indonesia melalui inisiasi BNPB mencanangkan tanggal 26 April sebagai Hari Kesiapsiagaan Bencana (HKB). Pemilihan tanggal tersebut bertujuan untuk memperingati momen bersejarah ditetapkannya UU No. 24 tahun 2007 tentang Penanggulangan Bencana.

Tangkapan Layar dari Peringatan HKB Nasional di Aceh, dimana Prof. Taro Arikawa turut memberikan testimoni tentang keikusertaannya di HKB Provinsi Maluku

Memandang pentingnya peningkatan upaya kesiapsiagaan yang dimulai dari masyarakat menuju ketangguhan bangsa melalui peningkatan kesadaran masyarakat, dan sesuai dengan arahan Presiden RI Prabowo Subianto, maka dalam rangka memperingati Hari Kesiapsiagaan Bencana (HKB) 2026, BNPB mengangkat tema utama “Siap Untuk Selamat” dengan sub tema: “Bersatu dalam Siaga, Tangguh Menghadapi Bencana”.

Adapun tujuan HKB 2026 diharapkan dapat meningkatkan kesadaran dan kewaspadaan bencana seluruh lapisan masyarakat. (L02)