Share

LASKAR – Karena dinilai berperan aktif dalam pembangunan kesehatan di Kota Ambon, Walikota Ambon, Richard Louhenapessy kembali menerima penghargaan dari Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.

Penghargaan tersebut dianugerahkan kepada Walikota Ambon saat perayaan puncak Hari Kesehatan Nasional ke-56, Kamis (12/11/2020) yang diselenggarakan secara virtual melalui aplikasi Zoom Meeting dan Live Streaming Youtube Channel Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.

Penghargaan yang diraih Walikota Ambon merupakan Penghargaan dari Menteri Kesehatan kepada Kepala Daerah di Wilayah Pos Pembinaan Terpadu (Posbindu) Penyakit Tidak Menular (PTM).

Selain kepada Walikota Ambon, Penghargaan Posbindu PTM tahun 2020 dari Menteri Kesehatan RI juga diberikan kepada Posbindu PTM (Pos Pembinaan Terpadu) Penyakit Tidak Menular KALESANG SEHAT, Kota Ambon Provinsi Maluku untuk kategori Koordinasi Lintas Sektor dalam Penyelenggaraan Posbindu PTM.

BACA JUGA:  Buka Jambore Remaja, Pj Walikota Minta Remaja Lebih Kreatif dan Berkualitas

Mendukung Pembangunan Kesehatan

Kepala Dinas Kesehatan Kota Ambon, drg. Wendy Pelupessy, MKes kepada pers menjelaskan, Walikota Ambon oleh Kementerian Kesehatan dinilai sangat membantu, berperan serta, mendukung pembangunan kesehatan lewat berbagai kebijakan yang diambil.

“Kebijakan-kebijakan yang diambil Bapak Walikota terkait penanganan kesehatan masyarakat, terlebih khusus terhadap penanganan serta pengendalian penyakit tidak menular, dinilai sangat mendukung pembangunan kesehatan di Kota Ambon. Hal ini juga dibuktikan dengan terpilihnya Posbindu PTM Kalesang Sehat sebagai salah satu peraih penghargaan untuk kategori Koordinasi Lintas Sektor Dalam Penanganan dan Pengendalian PTM,” jelas Kadis.

Dukungan Tenaga Medis

Sementara itu, Walikota Ambon Richard Louhenapessy dalam sambungan telepon mengatakan, penghargaan yang diraih bukan semata-mata karena kerja Walikota sendiri, melainkan karena dukungan dari para tenaga medis, masyarakat dan juga para awak media yang senantiasa memberikan dukungan atas kebijakan yang diambil.

BACA JUGA:  Tiga Warga Silale Akhirnya Kesadaran Sendiri Ikut Rapid tes

“Karena itu, saya memberikan apresiasi setinggi-tingginya serta terima kasih kepada semua pihak, baik aparat medis, masyarakat maupun para awak media yang selama ini telah mendukung, mensupport kebijakan yang dibuat, serta bersama-sama berupaya untuk menjaga kesehatan masyarakat,” kata Walikota.

Diketahui, Posbindu PTM merupakan peran serta masyarakat dalam melakukan kegiatan deteksi dini dan pemantauan faktor risiko Penyakit Tidak Menular (PTM) yang dilaksanakan secara terpadu, rutin dan periodik. (L01)