AMBON, LaskarMaluku.com – Dharma Wanita Persatuan Kota Ambon bersama Pemerintah Kota Ambon menggelar lomba memasak ikan kuah kuning dan papeda antar-Organisasi Perangkat Daerah (OPD) serta pasangan di lingkungan Pemerintah Kota Ambon.
Kegiatan dalam rangka menyongsong Hari Ulang Tahun (HUT) ke-451 Kota Ambon tersebut berlangsung di Tribun Lapangan Merdeka Ambon, Senin (31/8).
Wali Kota Ambon, Bodewin Wattimena, mengatakan rangkaian kegiatan menyambut HUT Kota Ambon bukan sekadar kompetisi, tetapi menjadi momentum untuk membangun kebersamaan dan menghadirkan suasana sukacita di tengah berbagai tantangan yang dihadapi masyarakat.
Menurutnya, semangat kebersamaan harus menjadi pesan penting dalam menyambut HUT ke-451 Kota Ambon. Masyarakat maupun jajaran birokrasi diharapkan tetap menjaga semangat positif serta terus memberikan kontribusi bagi pembangunan Kota Ambon.
“Di tengah-tengah tantangan dan kesulitan yang kita hadapi, warga Kota Ambon dan birokrasi Kota Ambon harus tetap dalam suasana sukacita,” ujar Wattimena.
Ia menyampaikan, lomba memasak ikan kuah kuning dan papeda menjadi salah satu bentuk keterlibatan seluruh pihak dalam rangkaian perayaan HUT Kota Ambon.
Bodewin mengajak seluruh peserta untuk mengikuti perlombaan dengan penuh semangat dan menjadikan kegiatan tersebut sebagai sarana mempererat hubungan serta membangun kebersamaan antarsesama.
“Silakan berlomba dengan penuh sukacita,” katanya.
Wali Kota juga memberikan apresiasi kepada Dharma Wanita Persatuan Kota Ambon yang telah menggagas pelaksanaan lomba tersebut, serta seluruh OPD dan peserta yang telah mengambil bagian.
Menurutnya, keterlibatan berbagai pihak merupakan bagian penting dalam menyukseskan seluruh rangkaian perayaan HUT ke-451 Kota Ambon.
“Terima kasih kepada OPD-OPD yang sudah mengambil bagian dalam kegiatan ini,” ujarnya.
Namun demikian, Bodewin menegaskan seluruh OPD di lingkungan Pemerintah Kota Ambon harus berpartisipasi dalam kegiatan yang digelar bersama tersebut.
Ia bahkan meminta agar OPD yang tidak mengambil bagian didata. Jika kepala dinas berhalangan hadir, maka keikutsertaan OPD dapat diwakili oleh pejabat atau staf lainnya.
“Kalau yang tidak ikut, tulis nama-nama yang tidak ikut. Ini acara antar-OPD, dari kita untuk kita. Kalau kepala dinas tidak ikut kegiatan, bisa diwakili, tetapi jangan tidak ikut sama sekali,” tegasnya.
Menurut Bodewin, OPD yang sama sekali tidak berpartisipasi dalam kegiatan tersebut akan mendapat sanksi.
Ia berharap seluruh jajaran Pemkot Ambon menunjukkan keterlibatan aktif, terutama karena kegiatan tersebut merupakan bagian dari perayaan hari ulang tahun Kota Ambon.
“Saya berharap semua berpartisipasi. Masyarakat dan anak-anak semua berpartisipasi, apalagi OPD, karena ini Hari Ulang Tahun Kota Ambon,” katanya.
Bagi Bodewin, kemenangan bukan menjadi tujuan utama dalam perlombaan. Hal yang paling penting adalah kebersamaan dan partisipasi seluruh pihak dalam menyukseskan perayaan HUT Kota Ambon.
“Soal menang dan kalah itu biasa, tetapi bagaimana semua berpartisipasi, itulah yang paling penting,” tandasnya.
Ia menggambarkan lomba memasak sebagai bentuk nyata dari semangat kebersamaan. Dalam satu kelompok, setiap orang memiliki tugas dan peran masing-masing, mulai dari memasak papeda, menyiapkan ikan, hingga mengolah kuah kuning.
Semua peran tersebut, kata Bodewin, memiliki kontribusi penting hingga akhirnya menghasilkan hidangan yang dapat dinikmati bersama.
“Intinya ketemu bersama-sama,” ujarnya.
Bodewin berharap seluruh rangkaian kegiatan menyambut HUT ke-451 Kota Ambon dapat memberikan dampak positif bagi masyarakat sekaligus menumbuhkan semangat kebersamaan untuk terus bekerja sama membangun Kota Ambon agar semakin baik ke depan.
Ia juga mengajak seluruh masyarakat dan jajaran birokrasi Pemerintah Kota Ambon untuk terus menjaga persatuan, memperkuat kerja sama, serta mengambil bagian dalam pembangunan daerah.
“Semoga kegiatan ini memberikan dampak positif dan memberikan semangat kepada kita semua. Tuhan memberkati kita semua,” pungkasnya. (L06)

