AMBON, LaskarMaluku.com – Wali Kota Ambon, Bodewin Melkias Wattimena, resmi melantik Roberd Sapulette, ST., MT sebagai Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Ambon definitif dalam upacara pengambilan sumpah jabatan di Balai Kota Ambon, Selasa (21/7/2026).

Pelantikan tersebut berdasarkan Surat Keputusan Wali Kota Ambon Nomor 554 Tahun 2026 tentang Pengangkatan Pegawai Negeri Sipil dalam Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama Sekretaris Daerah Kota Ambon.

Dalam sambutannya, Wali Kota menegaskan pelantikan tersebut mengakhiri seluruh tahapan seleksi terbuka yang dilaksanakan secara transparan, profesional, dan sesuai sistem merit.

Ia menyampaikan apresiasi kepada Panitia Seleksi Sekda Kota Ambon, Pemerintah Provinsi Maluku, serta seluruh pihak yang telah mengawal proses seleksi hingga selesai.

“Seluruh mekanisme telah kita lalui sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan. Kita juga membuka ruang bagi publik untuk memberikan masukan sebagai bagian dari transparansi, tanpa mengurangi hak prerogatif Pejabat Pembina Kepegawaian,” kata Wattimena.

Ia juga memberikan penghargaan kepada dua peserta seleksi lainnya, Steven Dominggus dan Apries Benel Gaspersz,Richard Luhukay yang dinilainya sama-sama memiliki kualitas terbaik.

“Kalau Sekda bisa diangkat empat orang, maka empat-empatnya akan kami angkat. Tetapi karena hanya satu jabatan, maka keputusan yang diambil hari ini adalah yang terbaik,” ujarnya.

Kepada Roberd Sapulette, Wali Kota menegaskan bahwa tugas Sekda sangat strategis sebagai pembantu kepala daerah dalam mengoordinasikan seluruh penyelenggaraan pemerintahan.

Menurutnya, pengalaman Sapulette selama lebih dari satu tahun menjabat Penjabat Sekda menjadi modal penting untuk memimpin birokrasi Kota Ambon secara definitif.

“Hari ini saudara sudah menjadi Sekda definitif. Tidak ada lagi alasan ada pimpinan OPD yang tidak mengikuti arahan Sekda. Mulai hari ini seluruh pimpinan OPD wajib mendukung dan menjalankan koordinasi yang dibangun Sekretaris Daerah,” tegasnya.

Wattimena juga meminta Sekda segera mengonsolidasikan pelaksanaan 17 Program Prioritas Walikota dan Wakil Walikota yang telah tertuang dalam RPJMD serta memastikan seluruh program yang telah dianggarkan dalam APBD berjalan tepat sasaran.

Selain itu, ia mengingatkan Sekda agar menjadi teladan bagi seluruh aparatur sipil negara (ASN) melalui kepemimpinan yang profesional, berintegritas, dan berorientasi pada pelayanan.

“Jadilah orang tua bagi seluruh ASN Kota Ambon. Tunjukkan kualitas diri melalui kerja yang profesional dan menjadi contoh dalam perilaku serta etika birokrasi,” pesannya.

Wali Kota juga menekankan pentingnya reformasi birokrasi dengan membangun organisasi pemerintahan yang ramping, responsif, adaptif, serta memanfaatkan teknologi dalam pelayanan publik.

Ia meminta seluruh OPD menyusun dan menerapkan standar operasional prosedur (SOP) yang jelas agar masyarakat mengetahui kepastian waktu penyelesaian setiap layanan.

“Kita ingin memangkas birokrasi yang panjang dan lambat. Semua pelayanan harus memiliki SOP sehingga masyarakat memperoleh kepastian kapan urusannya selesai,” katanya.

Di akhir sambutan, Wattimena mengingatkan pentingnya menjaga integritas dan netralitas ASN dalam setiap pelaksanaan tugas pemerintahan.

Ia menegaskan Sekda merupakan perpanjangan tangan Wali Kota dalam membina birokrasi sehingga seluruh perangkat daerah harus mendukung kepemimpinannya.

“Terima Pak Sekda sebagai pimpinan birokrasi. Sepanjang perintah yang diberikan benar dan sesuai aturan, maka seluruh OPD wajib melaksanakannya. Mari kita tinggalkan semua perbedaan dan fokus bekerja memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat Kota Ambon,” tandasnya.

Pelantikan Roberd Sapulette sebagai Sekda definitif diharapkan menjadi momentum memperkuat konsolidasi birokrasi Pemerintah Kota Ambon dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang profesional, efektif, dan berorientasi pada pelayanan publik. (L06)