AMBON, LaskarMaluku.com – Pemerataan kesempatan bagi generasi muda di wilayah kepulauan untuk mengabdikan diri kepada bangsa dan negara melalui institusi Tentara Nasional Indonesia (TNI) mendapat perhatian serius Pemerintah Kabupaten Maluku Barat Daya (MBD).

Komitmen tersebut ditunjukkan Bupati MBD, Benyamin Th. Noach, bersama Ketua DPRD MBD, Petrus A. Tunay, saat menghadiri Rapat Koordinasi (Rakor) Kampanye Kreatif yang digelar Kodam XV/Pattimura bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Provinsi Maluku di Makodam XV/Pattimura, Ambon, Senin (2/11/2026).

Pertemuan yang dipimpin Pangdam XV/Pattimura, Mayjen TNI Doddy Triwinarto, itu secara khusus membahas strategi memperluas jangkauan informasi dan penjaringan calon prajurit TNI Angkatan Darat (AD), terutama bagi generasi muda yang tinggal di wilayah terpencil, perdesaan, dan kepulauan.

Bagi Kabupaten MBD yang memiliki karakteristik wilayah geografis berupa gugusan pulau dengan tantangan transportasi dan keterbatasan akses informasi, langkah tersebut dinilai strategis. Sebab, setiap anak daerah semestinya memiliki peluang yang sama untuk mengikuti proses seleksi penerimaan prajurit TNI.

Dalam arahannya, Pangdam XV/Pattimura menekankan pentingnya pelaksanaan sosialisasi penerimaan prajurit secara luas, transparan, dan menyentuh seluruh lapisan masyarakat. Upaya ini diperlukan agar informasi mengenai peluang menjadi prajurit TNI tidak hanya dinikmati masyarakat perkotaan, tetapi juga menjangkau generasi muda di wilayah pelosok.

Pangdam juga mengingatkan masyarakat bahwa proses penerimaan prajurit TNI tidak dipungut biaya. Karena itu, calon peserta dan keluarga diminta mewaspadai praktik penipuan oleh oknum yang menjanjikan kelulusan dengan meminta sejumlah uang.

Pada kesempatan yang sama, Asisten Personel Kasdam XV/Pattimura, Kolonel Inf Wisnu Joko Saputro, memaparkan perkembangan animo pendaftar serta proyeksi kebutuhan penerimaan personel baru melalui jalur Tamtama dan Bintara untuk tahun anggaran 2026 hingga 2027.

Dalam pemaparannya disebutkan, proyeksi kebutuhan pemenuhan personel TNI secara nasional pada 2027 mencapai 248.749 orang, terdiri dari 181.700 personel Tamtama dan 67.049 personel Bintara.

Pangdam selanjutnya mengharapkan dukungan pemerintah daerah dan seluruh unsur Forkopimda untuk mengambil bagian aktif dalam memperluas penyebaran informasi penerimaan prajurit, sehingga peluang tersebut dapat diketahui masyarakat hingga ke desa-desa dan pulau-pulau terluar.

Merespons agenda tersebut, Bupati MBD Benyamin Th. Noach menyampaikan apresiasi atas inisiatif Kodam XV/Pattimura yang berupaya mendekatkan informasi penerimaan prajurit TNI kepada masyarakat di seluruh wilayah Maluku.

Menurut Noach, pemerataan sosialisasi merupakan langkah penting untuk membuka akses yang lebih luas bagi putra-putri MBD. Kondisi geografis yang terdiri atas pulau-pulau dengan keterbatasan transportasi dan komunikasi tidak boleh menjadi alasan terhambatnya kesempatan generasi muda untuk meraih cita-cita menjadi prajurit TNI.

Ia menegaskan, diperlukan kerja sama yang kuat antara TNI dan pemerintah daerah agar informasi penerimaan dapat disampaikan secara langsung dan merata kepada masyarakat.

Selain menyebarluaskan informasi, pemerintah daerah juga perlu mendorong generasi muda memahami mekanisme serta persyaratan seleksi, sehingga mereka dapat melakukan persiapan sejak dini, mulai dari kesiapan fisik, kesehatan, mental hingga kemampuan akademik.

Noach berharap program sosialisasi tersebut dapat menjangkau seluruh kecamatan di Kabupaten MBD, termasuk desa-desa dan pulau-pulau yang selama ini memiliki keterbatasan akses informasi.

Baginya, terbukanya kesempatan menjadi prajurit TNI bukan sekadar memberikan pilihan karier bagi generasi muda, tetapi juga menjadi bagian dari investasi pembangunan sumber daya manusia daerah.

Melalui proses pembinaan dan pengabdian di lingkungan TNI, generasi muda diharapkan tumbuh menjadi pribadi yang disiplin, tangguh, berintegritas, memiliki jiwa nasionalisme, serta menjunjung tinggi semangat pengabdian kepada bangsa dan negara.

Karena itu, sinergi antara Kodam XV/Pattimura, pemerintah daerah, DPRD, dan seluruh elemen masyarakat menjadi faktor penting untuk memastikan tidak ada generasi muda yang kehilangan kesempatan hanya karena tinggal di wilayah yang jauh dari pusat informasi.

Dengan semakin luasnya jangkauan sosialisasi penerimaan prajurit TNI, Bupati MBD berharap putra-putri daerah dari seluruh penjuru Maluku Barat Daya dapat memperoleh akses informasi yang sama, mempersiapkan diri secara optimal, dan memiliki peluang terbuka untuk menjadi bagian dari TNI dalam menjaga kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Pemerataan kesempatan harus dirasakan seluruh anak bangsa, termasuk mereka yang tumbuh dan besar di pulau-pulau terluar. (L02)