DOBO, LaskarMaluku.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kepulauan Aru, Maluku, berencana menata ulang kawasan Tribun Lapangan Yos Sudarso di Kota Dobo. Kawasan tersebut akan dikembangkan menjadi alun-alun kota yang terintegrasi dengan pusat kuliner sebagai ruang publik sekaligus penggerak aktivitas ekonomi masyarakat.

Bupati Kepulauan Aru, Timotius Kaidel, mengatakan penataan ulang kawasan tersebut perlu dilakukan karena fungsi dan konsep pembangunan tribun yang ada saat ini dinilai belum optimal.

Menurutnya, keberadaan bangunan tribun hingga kini belum memberikan manfaat sebagaimana yang diharapkan. Karena itu, pemerintah daerah perlu merumuskan kembali konsep pemanfaatan kawasan tersebut agar lebih terarah dan memiliki fungsi yang jelas.

“Kita juga tidak tahu konsep awal pembangunan tribun ini seperti apa, jujur kami bingung. Sampai hari ini fisiknya ada, tapi tidak berfungsi sesuai dengan yang kita inginkan. Makanya, sekarang kita mau dudukan lagi konsepnya dengan jelas,” ujar Timotius di Dobo, Rabu (17/9/2026).

Ia menjelaskan, pemerintah daerah ingin mengubah kawasan tersebut menjadi ruang publik yang representatif dan dapat dimanfaatkan seluruh lapisan masyarakat. Selain sebagai tempat berkumpul dan beraktivitas, kawasan itu juga dirancang menjadi pusat kuliner yang dapat memberikan peluang usaha bagi pelaku usaha mikro.

“Kita mau membangun alun-alun kota di situ sebagai ruang publik dan pusat kuliner. Selama ini masyarakat bingung, pemerintah juga demikian karena konsepnya tidak jelas sejak awal dibangun,” katanya.

Terkait realisasi pembangunan, Timotius menyebutkan, rencana penataan kawasan tersebut masih harus melalui sejumlah tahapan administrasi, termasuk proses pelelangan pekerjaan.

Pemkab Kepulauan Aru menargetkan pekerjaan fisik dapat dimulai pada tahun anggaran 2026. Namun, apabila seluruh proses administrasi dan pelelangan tidak dapat diselesaikan sesuai jadwal, pelaksanaan proyek berpotensi digeser ke tahun anggaran 2027.

“Targetnya memang tahun ini. Tetapi kalau masalah administrasi dan pelelangan belum selesai, kemungkinan kita tunda ke tahun depan. Yang pasti, tahun depan kita sudah punya alun-alun kota,” ungkapnya.

Melalui penataan tersebut, Pemkab Kepulauan Aru berharap kawasan Tribun Lapangan Yos Sudarso tidak sekadar menjadi fasilitas fisik, tetapi dapat berkembang menjadi ruang interaksi sosial, pusat aktivitas masyarakat, sekaligus kawasan ekonomi baru di Kota Dobo. (L02)