KAIRATU, LaskarMaluku.com – Sekretaris Daerah Provinsi Maluku, Ir. Sadali Ie, M.Si., IPU menegaskan, keberadaan alumni Universitas Pattimura (Unpatti) yang tergabung dalam Ikatan Alumni Universitas Pattimura (IKAPATTI)  harus menjadi kekuatan nyata dalam menjawab tantangan pembangunan daerah, bukan hanya sebatas wadah berkumpul yang menghasilkan catatan di atas kertas.

Penegasan tersebut disampaikan Sekda Maluku saat membuka Rapat Kerja Nasional (Rakernas) I IKAPATTI yang berlangsung di Kawasan Wisata Kairatu Beach, Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB), Selasa (21/7/2026) malam.

Dalam sambutannya, Sadali mengapresiasi kontribusi nyata yang ditunjukkan oleh IKAPATTI melalui aksi sosial yang berdampak langsung bagi masyarakat.

Menurutnya, pelaksanaan kegiatan sosial seperti pengobatan gratis, gerakan penanaman padi, hingga penyerahan bantuan bibit tanaman di Seram Bagian Barat telah membuktikan bahwa para alumni Unpatti hadir dan mengabdi untuk masyarakat secara konkret.

Ia meyakini bahwa potensi terbesar dari sebuah organisasi alumni tidak diukur dari seberapa banyak anggotanya, melainkan dari sejauh mana para alumni mampu menjalin sinergi untuk menyelesaikan berbagai persoalan daerah.

“Saya percaya, kekuatan terbesar IKAPATTI bukan terletak pada banyaknya alumni yang dimiliki, melainkan pada kemampuan seluruh alumninya untuk bersinergi, berkolaborasi, dan menghadirkan solusi terhadap berbagai persoalan pembangunan yang mengemuka,” ungkap Sadali di depan para fungsionaris DPP IKAPATTI yang menghadiri Rakernas dimaksud,

Ia menguraikan tema Rakernas I, yakni “Sinergi Alumni untuk Penguatan Ekonomi, Pendidikan, dan Sumber Daya Kemaritiman”, sangat sejalan dengan arah strategis pembangunan Provinsi Maluku maupun nasional.

“Sebagai wilayah berbasis kepulauan, masa depan Maluku sangat ditentukan oleh pengelolaan potensi ekonomi maritim, peningkatan mutu pendidikan, pengembangan riset, serta pencetakan sumber daya manusia yang adaptif dan berdaya saing global,” ungkapnya.

Di tengah pesatnya perkembangan teknologi dan kompleksitas dinamika global, Maluku membutuhkan lebih banyak figur anak daerah yang tidak hanya sukses secara pribadi, tetapi juga memiliki komitmen kuat untuk membangun tanah kelahirannya.

“Maluku memerlukan alumni yang mampu berperan sebagai penggerak investasi, inovator kemaritiman, akademisi berpemikiran besar, birokrat berintegritas, pengusaha yang memberdayakan warga, serta pemimpin yang konsisten membela kepentingan rakyat,” jelasnya.

Olehnya itu, Sadali yang juga Ketua Umum DPP IKAPATTI meminta agar forum Rakernas I ini tidak hanya memproduksi dokumen organisasi semata, melainkan melahirkan gagasan strategis yang ditindaklanjuti dengan kerja sama lintas sektor yang solid antara pemerintah, perguruan tinggi, dunia usaha, dan masyarakat.

“Saya minta pakailah setiap keputusan yang dilahirkan sebagai komitmen untuk bekerja sama dan bekerja bersama-sama: pemerintah, perguruan tinggi, dunia usaha, dan masyarakat,” tandasnya.

Sadali juga menyuarakan harapannya agar IKAPATTI menjadi jembatan efektif yang menghubungkan berbagai potensi besar Maluku—seperti kekayaan alam, posisi strategis di kawasan timur Indonesia, serta keanekaragaman budaya—dengan peluang di tingkat nasional maupun internasional.

Ia optimistis, apabila seluruh elemen alumni bersatu dan bergerak bersama, kontribusi yang dihasilkan akan melampaui batas-batas organisasi dan menjadi kekuatan sosial yang mempercepat pembangunan daerah.

Ia juga berpesan mendalam kepada seluruh jajaran pengurus dan alumni Universitas Pattimura agar senantiasa menjadikan keahlian dan wewenang sebagai sarana pengabdian terbaik demi kesejahteraan masyarakat luas.

“Mari kita jadikan ilmu sebagai jalan pengabdian, jabatan sebagai amanah pelayanan, dan keberhasilan sebagai sarana untuk menghadirkan kesejahteraan bagi sesama,” ujarnya.

Sementara itu, Wakil Rektor IV Bidang Perencanaan, Kerja Sama, dan Sistem Informasi Unpatti, Dr. Ruslan H. S. Tawari, S.Pi, M.Si., dalam sambutannya mengibaratkan hubungan antara IKAPATTI dan Unpatti layaknya dua sisi mata uang yang tidak dapat dipisahkan satu sama lain.

“Meskipun keduanya memiliki pola kerja dan struktur organisasi yang berdiri sendiri, IKAPATTI memegang peran vital sebagai sarana untuk mengembangkan dan mendistribusikan para alumni muda agar bisa mendapatkan pelatihan hingga memperoleh pekerjaan yang layak,” tandasnya.

Di tempat yang sama, Wakil Bupati SBB, Selfinus Kainama, S.Pd.dalam sambutannya, mengaitkan pentingnya menyatukan gagasan dan memperkuat jejaring antara pemerintah daerah dan pemikiran para alumni.

“Pemkab SBB siap mendukung dan berkolaborasi dengan DPP IKAPATTI untuk menindaklanjuti program-program strategis yang akan dirumuskan dalam forum ini.

Mari kita padukan gagasan, perkuat jejaring, dan satukan langkah demi kemajuan Maluku dan Indonesia yang kita cintai bersama,” tandasnya.

Rangkaian Rakernas I IKAPATTI yang berlangsung 21 – 22 Juli 2026 itu juga diwarnai dengan Bakti Kesehatan, penyerahan bibit pohon dan buah serta penanaman padi. (*/L02)