AMBON, LaskarMaluku.com – Negeri Hatalai merupakan salah satu negeri adat di Kota Ambon yang terletak di pegunungan Jazirah Leitimur Selatan. Selain memiliki ikatan sejarah yang kuat dengan tempat asal usul leluhur bernama Marawai, ternyata Negeri Hatalai memiliki kekayaan seni, budaya dan kuliner yang menjadi perhatian publik.

Karena memiliki kharakteristik yang unik, Negeri dan Jemaat Hatalai dipercayakan sebagai tuan rumah Sidang Klasis Pulau Ambon Timur ke-15 tahun 2027 mendatang.

Untuk terus menghidupkan kekayaan seni dan budaya Negeri Hatalai, maka panitia Sidang Klasis Pulau Ambon Timur ke-15 yang didalamnya semua anak negeri Hatalai, akan menggelar Festival Marawai yang dipusatkan di Negeri Hatalai pada tanggal 25 Agustus 2026.

LaskarMaluku

Festival Marawai, akan dihadiri Gubernur Maluku, Hendrik Lewerissa dan Walikota Ambon, Bodewin Melkias Wattimena, dan dimeriahkan sejumlah artis Maluku.

Marawai sendiri adalah wilayah historis yang menjadi tempat awal pertumbuhan komunitas masyarakat Hatalai ratusan tahun lalu.

Ketua Panitia Sidang Klasis Pulau Ambon Timur, Jonathan Kainama mengaku, Festival Marawai, merupakan salah satu kegiatan yang dilakukan menuju Sidang Klasis.

Menurutnya, selain menampilkan kesenian dan budaya Negeri Hatalai, ajang Festival Marawai ini dijadikan sebagai momentum untuk penggalangan dana demi suksesnya Sidang Klasis Pulau Ambon Timur ke-15 tahun 2027 mendatang.

”Ada keuntungan penggalang dana, tapi juga ada kepentingan menampilkan seni dan budaya Hatalai,”kata Kainama kepada media ini, di Ambon, Jumat (21/8/2026).

Kainama yang juga praktisi hukum ini mengaku, komposisi panitia sidang klasis semuanya adalah anak negeri yang ada Hatalai maupun di Kota Ambon dan sekitarnya.

“Panitia, kemudian melihat perlu ada momentum, yang tepat untuk mengkonsolidasikan, seluruh potensi anak negeri, sehingga berdampak bagi panitia,”jelasnya.

Tak hanya disitu, Kainama mengaku, ada kepentingan kolektif dari masyarakat Hatalai, perlunya ada kekuatan yang mendorong dan memberi semangat agar Negeri Hatalai dapat tampil atau keluar secara tegas menyatakan dan menunjukan identitas potensi sumber daya, potensi ekonomi, dan potensi budaya serta seni sebagai kekuatan untuk bangkit bergerak maju.

“Oleh karena itu, bagi panitia selain kepentingan menggalang dana, melalui festival ini kami ingin menegaskan bahwa, Festival Marawai, tidak sekedar ajang seremoni budaya semata, tetapi lebih dari upaya menunjukan dan memperkenalkan kepada semua kalangan bahwa Hatalai, kaya akan seni, budaya dan keragaman kuliner,”paparnya.

Festival Marawai, juga memberikan semangat kepada anak Negeri Hatalai, untuk bangkit, berkembang, dan maju dalam pergaulan-pergaulan sosial masyarakat.”Festival ini juga memberikan dampak yang besar bagi kemajuan dan kesejahteraan masyarakat Hatalai,”tegasnya.

Untuk memeriahkan Festival Marawai, sejumlah artis asal Maluku, bakal tampil di kegiatan itu. Mereka adalah, Hakaleka Voice, Alifuru Hiphop, Jimmy Titarsole, Wily Sopacua, Fresli Nikijuluw, dan Dj Kenza. Selain itu juga ditampilkan tari-tarian, senandung nada dan kuliner khas Negeri Hatalai.

“Kami memastikan acara ini benar-benar semarak dan untuk pertama kalinya diselenggarakan di Kecamatan Leitimur Selatan,”bebernya.

Tak hanya itu, dia memastikan, Festival Marawai, mendapat dukungan yang luas dari berbagai kalangan baik pemerintah maupun swasta.

“Kami mendapat konfirmasi langsung akan dihadiri Bapak Gubernur Maluku dan Bapak Walikota Ambon dan para undangan lainya. Kehadiran mereka sekaligus pencanangan Festival Marawai, sebagai agenda tahunan yang harus wajib rutin dilaksanakan,”tegasnya.

Kegiatan itu juga mendapat dukungan sponsor dari Bank Maluku dan Maluku Utara, Anker Bir, Telkomsel, Soun of Amboina, serta sejumlah sponsorship dan pribadi yang tergerak berkontribusi demi suksesnya Festival Marawai. (L02)