AMBON, LaskarMaluku.com – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) I Partai Golkar Provinsi Maluku menyampaikan keprihatinan dan keprihatinan mendalam atas insiden penikaman yang menimpa Ketua Partai Golkar Kabupaten Maluku Tenggara, Saudara Nus Rumatora (Ait Nus), yang terjadi di wilayah Bandara Langgur.
Peristiwa ini merupakan kejadian serius yang tidak hanya berdampak pada korban dan keluarga, tetapi juga berpotensi mengganggu stabilitas sosial dan kondusivitas daerah, khususnya di Kabupaten Maluku Tenggara.
Demikian siaran pers DPD Partai Golkar Maluku tertanggal 10 April 2026 yang ditandangani Ketua Umar Lessy dan Sekretaris Anos Yeremias.
Sehubungan dengan itu, DPD I Partai Golkar Maluku menyampaikan sikap sebagai berikut:
1. Mengutuk keras tindakan kekerasan dalam bentuk apapun yang terjadi terhadap Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Maluku Tenggara. Tindakan penikaman ini adalah perbuatan melawan hukum dan tidak dapat ditoleransi dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.
2. Mengimbau seluruh kader Partai Golkar di Maluku, khususnya di Kabupaten Maluku Tenggara, untuk tetap menahan diri, tidak terprovokasi, dan menjaga situasi tetap aman serta kondusif. Solidaritas harus ditunjukkan dalam bentuk sikap dewasa, bukan tindakan yang memperkeruh keadaan.
3. Meminta aparat kepolisian untuk segera mengusut tuntas peristiwa ini, menangkap pelaku, serta mengungkap motif di balik kejadian tersebut secara transparan dan profesional.
4. Mendorong semua pihak, termasuk tokoh masyarakat, tokoh agama, dan elemen pemuda, untuk bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban di tengah masyarakat, serta tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi.
5. Menginstruksikan seluruh struktur Partai Golkar di Maluku untuk tetap solid, memperkuat komunikasi internal, serta menyerahkan sepenuhnya penanganan kasus ini kepada aparat penegak hukum.
6. Menegaskan komitmen Partai Golkar dalam menjaga nilai-nilai demokrasi, perdamaian, dan supremasi hukum di seluruh wilayah Provinsi Maluku. DPD I Partai Golkar Maluku mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga kedamaian dan tidak terpengaruh oleh isu-isu yang dapat memecah belah persaudaraandi Bumi Raja-Raja.
Untuk diketahui, Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Maluku Tenggara (Malra), Agrapinus Rumatora alias Nus Kei, meninggal dunia setelah menjadi korban penikaman oleh orang tak dikenal di Bandara Karel Sadsuitubun, Langgur, Minggu (19/4/2026) sekitar pukul 11.30 WIT.
Peristiwa berdarah itu terjadi di area pintu keluar kedatangan bandara, yang berada di wilayah Desa Ibra, Kecamatan Kei Kecil. Korban diduga diserang secara tiba-tiba sesaat setelah keluar dari terminal, saat hendak melanjutkan perjalanan.
Seperti diberitakan rakyatmaluku.com, pelaku menggunakan senjata tajam dan langsung menusuk korban di lokasi kejadian. Serangan berlangsung cepat hingga membuat korban tak sempat menghindar.
Informasi yang dihimpun menyebutkan, pelaku menggunakan senjata tajam dan langsung menusuk korban di lokasi kejadian. Serangan berlangsung cepat hingga membuat korban tak sempat menghindar.
Saat kejadian, Nus Kei diketahui baru tiba di Langgur. Ia dijadwalkan menghadiri agenda Musyawarah Daerah (Musda) Partai Golkar yang akan digelar pada 22 April 2026 mendatang.
Hingga kini, identitas pelaku masih misterius dan belum berhasil diungkap. Aparat kepolisian disebut tengah melakukan penyelidikan untuk memburu pelaku serta mengungkap motif di balik penyerangan tersebut.
Kapolres Maluku Tenggara, AKBP Rian Suhendi, belum memberikan keterangan resmi terkait insiden ini. (L02)
