AMBON, LaskarMaluku.com,- Fakultas Perikanan dan Kelautan Universitas Pattimura (Unpatti) Ambon, akan menggelar berbagai kegiatan dalam rangka memperingati Dies Natalis yang ke – 44.

Kegiatan Field trip (karya wisata atau kunjungan lapangan) dimana mahasiswa melakukan proses pembelajaran untuk mengamati objek atau terjun langsung ke lokasi di luar kelas.
Tujuannya agar teori yang dipelajari di sekolah dapat dipraktikkan dan dipahami secara nyata di dunia kerja atau masyarakat.

“Studi tour ke desa binaan, FPIK Goes to School, lomba, pameran dan Expo FPIK, penyusunan Naskah Akademik Kebangkitan FPIK, hingga mencapai puncaknya pada 7 September 2026,” kata Dekan Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Unpatti, Yoisye Lopulalan, dalam sambutannya di pelataran Fakultas, Kamis (17/7/2026)

Yoisye Lopulalan mengatakan, perjalanan 44 tahun FPIK merupakan hasil dari pengabdian para pendiri, dedikasi dosen dan tenaga kependidikan, semangat mahasiswa, loyalitas alumni, serta kepercayaan masyarakat terhadap fakultas dalam menghasilkan sumber daya manusia di bidang perikanan dan ilmu kelautan.

Pencanangan Dies Natalis harus dimaknai lebih dari sekadar seremoni tahunan. Momentum tersebut menjadi ruang refleksi untuk mengevaluasi capaian, menjawab berbagai tantangan, sekaligus memperbarui komitmen dalam mewujudkan visi dan misi fakultas.

Pada Dies Natalis tahun ini, FPIK mengusung tema “Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Berdampak melalui Inovasi, Kolaborasi, dan Kreativitas Menuju Globalisasi.” Tema tersebut.

Menurut dekan Yoisye, mencerminkan tekad fakultas untuk menghasilkan pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat yang mampu memberikan manfaat nyata bagi pembangunan sektor kelautan dan perikanan.

Dikatakan, keberhasilan sebuah fakultas tidak hanya diukur dari pembangunan fisik, jumlah lulusan, maupun capaian akademik semata, tetapi juga dari sejauh mana inovasi, hasil riset, dan pengabdian mampu menjawab berbagai persoalan masyarakat pesisir, pengelolaan sumber daya kelautan, serta pembangunan perikanan yang berkelanjutan.

Tema Dies Natalis sejalan dengan arah pengembangan Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan menuju tahun 2029, yaitu menjadi fakultas yang unggul, berdaya saing global, berbasis kepulauan, dan berkelanjutan.

Untuk mewujudkan visi tersebut, FPIK terus memperkuat kualitas pendidikan, meningkatkan produktivitas penelitian, memperluas kerja sama dengan berbagai pemangku kepentingan, memperkuat pengabdian kepada masyarakat, serta membangun tata kelola fakultas yang profesional, transparan, dan akuntabel.

Sementara itu, Wakil Rektor Bidang Keuangan dan Umum, Pieter Kakisina, mengemukakan,
selama lebih dari empat dekade, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan telah memberikan kontribusi penting dalam pengembangan Universitas Pattimura, khususnya melalui pendidikan, penelitian, dan pengabdian di bidang kelautan dan perikanan.

“Empat puluh empat tahun merupakan perjalanan yang panjang. Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan tetap bertahan, berkembang, dan menjadi salah satu kekuatan dalam mendukung kemajuan Universitas Pattimura,” ujar Kakisina.

Menurutnya, angka 44 yang menjadi penanda Dies Natalis tahun ini memiliki makna filosofis. Jika dijumlahkan menjadi angka delapan, yang dalam berbagai budaya dimaknai sebagai simbol keberlanjutan, keberuntungan, dan kemajuan. Nilai tersebut diharapkan menjadi motivasi bagi seluruh sivitas akademika untuk terus menjaga semangat berkarya dan mengembangkan fakultas secara berkelanjutan.

Ia juga mengapresiasi pimpinan fakultas, dosen, tenaga kependidikan, mahasiswa, dan seluruh panitia yang telah mempersiapkan rangkaian Dies Natalis ke-44 dengan baik.

Ia mendorong agar momentum Dies Natalis dimanfaatkan sebagai sarana mempererat hubungan antar generasi alumni melalui pelaksanaan kegiatan “Rumah Tua Perikanan Panggil Pulang”, yang dirancang sebagai ajang temu kembali seluruh alumni Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, baik yang berada di Maluku, berbagai daerah di Indonesia, maupun di luar negeri.Hotumesse.(L05)