AMBON, LaskarMaluku.com – Universitas Kristen Indonesia Maluku (UKIM) menggelar Rapat Senat Terbuka Luar Biasa, Wisuda Diploma Sarjana Profesi Magister dan Doktor Periode 1 Tahun 2026, Senin (15/6/2026).
Sebanyak 323 orang diwisudakan dalam balutan tema : “Wisudawan S.M.A.R.T. UKIM: Menghidupi Spiritualitas, Mewujudkan Keteladanan, Meraih Prestasi, Memikul Tanggung Jawab, dan Membangun Kepercayaan bagi Maluku, Indonesia, dan Dunia, berjalan lancar dan penuh hikmat serta dihadiri Gubernur Maluku, Hendrik Lewerissa dan Pemerintah Kota Ambon yang diwakili oleh Plt Sekkot, Robby Sapulette, unsur Forkopimda, tamu-undangan serta orang tua para wisudawan.
Rektor UKIM Dr. Steve G. C. Gaspersz, M.Si., M.A. mengungkapkan, pihaknyasangat mengapresiasi, Benhur George Watubun yang adalah Ketua DPRD Maluku memilih menempuh pendidikan sarjana strata 1 Fakultas Hukum pada UKIM – Ambon.
Kelangsungan pendidikan ini tentu sangat berdampak bagi kepentingan setiap anak bangsa yang hendak ambil bagian pada proses pendidikan di UKIM kedepan, karena UKIM bersifat terbuka bagi setiap anak bangsa .
“Kita bersyukur bahwa ada banyak sekali anak-anak bangsa yang punya prestasi didunia kerja maupun yang mau mengembangkan kompetensi keilmuannya di UKIM dan salah satunya adalah Pak Benhur George Watubun,”ungkapnya.
Rektor mengakui diantara banyak Perguruan Tinggi, Pak Benhur memilih UKIM sebagai tempat untuk belajar, terutama dibidang ilmu hokum. “Dan hari ini beliau sudah diwisudakan. Saya sebagai Rektor berharap, bahwa dengan seluruh perjalanan studi selama di UKIM bisa memberikan apa yang tadi beliau sampaikan dalam sambutannya sebagai wakil wisudawan; ada perubahan, ada tranformasi yang bisa dibawa, sehingga UKIM pun akan semakin dikenal dan juga memberikan dampak bagi masyarakat secara khusus di Maluku dan lebih luas di Indonesia,”jelas Rektor.
Permintaan Ketua DPRD provinsi Maluku agar kedepan UKIM menyiapkan program studi yang harus menjawab kebutuhan lapangan pekerjaan.
Menurut Rektor, UKIM Ambon terus melakukan pembenahan sebagai cara UKIM untuk beradaptasi dengan perubahan regulasi dibidang pendidikan tinggi.
Sebagaimana kita ketahui dengan Kementerian Pendidikan Tinggi Sains dan Teknologi ada begitu banyak regulasi yang kami sesuaikan. Kenapa hal itu disampaikan oleh pak Benhur dalam sambutannya tadi, “memberikan sinyal kepada kami bahwa kelulusan UKIM didalam beradaptasi dengan perubahan-perubahan itu, juga akan menjadi salah satu kekuatan bagi kita untuk mengembangkan diri dikemudian hari tantangan semakin besar, masalah semakin banyak dan tentu saja tuntutan-tuntutan yang lebih besar bagi perguruan tinggi untuk menyesuaikan diri dan kami berharap bahwa, dengan wisuda kali ini dan juga ada ketua DPRD provinsi Maluku, diwisuda memberikan dampak yang lebih besar, positif, konstruktif dan transformatif kepada masyarakat.
Pendidikan Vokasi
Rektor menjelaskan, saat ini UKIM telah menyiapkan SDM dengan beberapa pendidikan khusus melalui pendidikan Vokasi.
Pendidikan Vokasi merupakan jalur pendidikan tinggi yang berfokus pada penguasaan keahlian terapan dan keterampilan praktis. Jalur ini dirancang agar lulusannya siap kerja, dengan porsi kurikulum yang didominasi oleh praktik (sekitar 60% – 70%) dibandingkan dengan teori (sekitar 30% – 40%).
“Kalau pendidikan Vokasi di UKIM, ada dua yakni, D3 Keuangan dan Perbankan, kemudian ada profesi Nars, dan ini akan kita tingkatkan juga diwaktu-waktu yang akan datang untuk lebih meningkatkan prodi-prodi yang bersifat Vokasi, sehingga mereka yang lulus dari UKIM ketika lulus secepatnya bisa terserap ketika mereka dibutuhkan secara proporsional di dunia kerja,” kata Rektor UKIM.
Sementara profesi nurse, ini menjadi kelanjutan dari pendidikan ilmu keperawatan sehingga menjadi satu kesatuan sehingga kedepan tidak ada lagi wisuda keperawatan dan menjadi kesatuan dengan nurse, dan dalam evaluasi kami prodi profesi nurse ini bisa menjawab dunia keperawatan di provinsi Maluku.
Ada beberapa lulusan kami sudah siap bekerja tapi kemudian mereka ingin mengembangkan ilmu dan lebih mendalami keahlian mereka diprogram studi (Prodi) nurse ini.
Awal Babak Baru
Pada kesempatan itu juga, Benhur George Watubun, SH ketika dipercaya mewakili para wisudawan dalam sambutannya mengemukakan, wisuda hari ini, bukan akhir dari perjalanan, melainkan awal dari babak baru kehidupan.
Dunia kerja, dunia pelayanan, dan kehidupan bermasyarakat menanti kontribusi kami
“Wisuda bukanlah akhir dari perjalanan, melainkan awal dari babak baru kehidupan. Dunia kerja, dunia pelayanan, dan kehidupan bermasyarakat menanti kontribusi kami. Oleh karena itu, kami berkomitmen untuk mengamalkan ilmu yang telah diperoleh, menjaga nama baik almamater, serta menjadi pribadi yang membawa manfaat bagi masyarakat, bangsa, dan negara,” kata BGW dalam sambutannya.
Menurutnya, tantangan kedepan semakin kompleks akibat perkembangan teknologi, perubahan ekonomi dan dinamika sosial. Seiring dengan perkembangan teknologi dan kecerdasan buatan (Al) menuntut kita untuk mengubah cara belajar, mengajar dan bekerja. Menyesuaikan kurikulum dengan kebutuhan dunia kerja yang terus berubah, mengintegrasikan teknologi digital dan Al dalam proses pembelajaran, menjaga integritas akademik ditengah penggunaan Al, kesenjangan antara pendidikan dan dunia kerja dan kontribusi nyata kepada masyarakat
“Seiring dengan perkembangan teknologi dan kecerdasan buatan (Al) menuntut kita untuk mengubah cara belajar, mengajar dan bekerja. Menyesuaikan kurikulum dengan kebutuhan dunia kerja yang terus berubah, mengintegrasikan teknologi digital dan Al dalam proses pembelajaran, menjaga integritas akademik ditengah penggunaan Al, kesenjangan antara pendidikan dan dunia kerja dan kontribusi nyata kepada masyarakat,”ungkapnya.
“Kami juga berharap agar Universitas Kristen Indonesia Maluku terus berkembang menjadi institusi pendidikan yang unggul, menghasilkan lulusan yang berintegritas, berkompeten, dan mampu menjawab tantangan zaman,” kata Wakil rakyat Dapil IV yang meliputi kabupaten Maluku Tenggara, Kota Tual dan Kabupaten Aru.
Diakhir sambutannya dirinya mengatas namakan seluruh wisudawan dan wisudawati, menyampaikan ucapan terima kasih yang tak terhingga kepada semua pengajar dosen pada Universitas Kristen Indonesia Maluku UKIM, termasuk semua pihak yang telah menjadi bagian dari perjalanan kami hingga hari ini.
“Semoga Tuhan Yang Maha Esa senantiasa memberkati setiap langkah dan pengabdian kita yang pada gilirannya lulusan UKIM bermanfaat bagi daerah Maluku tercinta bagi bangsa dan negara,”ucapnya seraya berharap pemerintah daerah selalu menerima Lulusan UKIM untuk berkompetisi bersama perguruan tinggi lainnya di provinsi yang kita cintai ini; “Absque Servis Fines (Pengabdian Tanpa Batas). (L05)

