AMBON, LaskarMaluku.com – Ketua Panitia Khusus (Pansus) LPJ DPRD Maluku, Wellem Kurnala, menegaskan pentingnya evaluasi menyeluruh terhadap kinerja pemerintah daerah usai rapat bersama Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TPAD), Selasa (21/4/2026).
Menurutnya, rapat tersebut menjadi momentum penting untuk mengukur sejauh mana efektivitas kerja pemerintah, sekaligus mengidentifikasi sejumlah sektor strategis yang perlu mendapat perhatian serius.
“Ini menjadi catatan penting dalam mengukur kinerja pemerintah daerah. Ada beberapa hal yang perlu kita sikapi, terutama terkait kinerja TPAD yang harus dimaksimalkan,” ujarnya.
Ia menyoroti sejumlah dinas krusial seperti pendidikan, kesehatan, dan pekerjaan umum (PU) yang dinilai masih membutuhkan peningkatan kinerja. Dalam sektor pendidikan, Wellem menekankan pentingnya pembenahan menyeluruh, mulai dari kualitas guru, sarana prasarana, kurikulum, hingga tunjangan penghasilan pegawai (TPP).
“Tujuan utamanya adalah memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat. Pendidikan harus diperkuat dari berbagai aspek,” tegasnya.
Di bidang kesehatan, ia juga menyoroti pentingnya peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) agar pelayanan kepada masyarakat semakin optimal. Ia mengingatkan agar tidak ada lagi kasus keterlambatan atau pengabaian pasien rujukan dari kabupaten/kota.
“Kita ini pelayan masyarakat. Tidak boleh ada kelalaian, kapan pun masyarakat butuh, kita harus siap melayani,” katanya.
Selain itu, sektor infrastruktur turut menjadi perhatian utama. Wellem menyebut pembangunan jalan sebagai tulang punggung perekonomian daerah, terutama dalam mendukung distribusi hasil pertanian dan perkebunan.
Tak hanya itu, ia juga menyinggung penurunan pendapatan asli daerah (PAD) dalam beberapa tahun terakhir. Menurutnya, kondisi ini harus menjadi bahan evaluasi serius bagi pemerintah daerah dalam merumuskan kebijakan kedepan.
“Kalau pendapatan menurun, berarti kita harus evaluasi kinerja. Kebijakan yang diambil harus benar-benar berorientasi pada peningkatan PAD, bukan kepentingan politik semata,” ujarnya.
Ia juga mendorong optimalisasi potensi sumber daya alam, termasuk pengembangan Blok Masela dan sektor lainnya, guna meningkatkan pendapatan daerah secara signifikan.
Di akhir pernyataannya, Wellem berharap media turut berperan dalam menyampaikan informasi yang konstruktif dan tidak memicu konflik, sehingga pemerintah daerah dapat bekerja secara maksimal.
“Kita beri ruang kepada gubernur dan wakil gubernur untuk bekerja, sementara DPRD tetap menjalankan fungsi pengawasan dan memberikan masukan demi kemajuan daerah,” tutupnya. (L05)
