AMBON, LaskarMaluku.com – Dina Artika, Boru (br) Sembiring, S.P Mahasiswa Fakultas Pertanian Universitas Pattimura (Unpatti), Ambon dinyatakan lulus dengan predikat lulusan terbaik Cumlaude dengan indeks predikat komulatif (IPK), 3,98 dalam Rapat Senat Terbuka Luar Biasa Wisuda Periode Juli 2026, Rabu (29/7/2026) di auditorium Unpatti.
Mahasiswa Fakultas Pertanian angkatan 2022 itu, berasal dari keluarga sederhana dari orang tua petani. Ia berasal dari kabupaten Karo, provinsi Sumatera Utara (Sumut). Dan masuk seleksi Universitas Pattimura melalui jalur berprestasi atau SNBP.
SNBP kependekan dari Seleksi Nasional Berbasis Prestasi yang dikhususkan bagi calon mahasiswa yang ingin masuk ke PTN. Dan berasal dari SMA Negeri 1 Munte, Kabupaten Karo, provinsi Sumatera Utara.
Dina Artika, Boru (br) Sembiring, S.P sangat mengapresiasi Universitas Pattimura Ambon, yang telah memberikan perhatian penuh kepada mahasiswa dari luar provinsi Maluku. Lantaran selama ikuti proses pendidikan sejak 2022 hingga tahun 2026, dirinya mendapatkan beasiswa KIP.
KIP Kuliah (Kartu Indonesia Pintar Kuliah) adalah bantuan biaya pendidikan dari pemerintah Indonesia bagi lulusan SMA atau sederajat yang memiliki potensi akademik baik tetapi terkendala keterbatasan ekonomi.
Karena berasal dari keluarga tidak mampu, maka kerja kerasnya adalah harus belajar sungguh-sungguh untuk mewujudkan impiannya dan perjuangannya membuahkan hasil dengan lulusan terbaik yang dibacakan pada rapat senat terbuka luar biasa dalam rangka wisuda periode Juli 2026.
“Prestasi saya ukir saat ini, berkat dukungan dari para dosen program studi Agro Teknologi Fakultas Pertanian Universitas Pattimura. Dimana mereka telah memberikan perhatian yang sangat luar biasa bagi kami para mahasiswa, dan saya merasakan itu. Saya ajak mahasiswa dari luar provinsi Maluku, jangan ragu tempuh pendidikan di Unpatti, asalkan kita mau belajar sungguh-sungguh dan jangan jenuh untuk kejar impian guna meraih prestasi,” ujar Dina Artika, Boru (br) Sembiring, S.P kepada Laskar Maluku.com, usai digelarnya acara wisuda yang berlangsung di di Auditorium Universitas Pattimura, Ambon, Rabu (29/7/2026).
Putri dari buah hati Cinta Kasih Boru, Bangun ini mengaku, sejak awal masuk kuliah di perguruan tinggi Unpatti, agak kesulitan untuk dialek Melayu Ambon, tetapi dengan penuh kesabaran harus bisa belajar dialek melayu Ambon untuk bisa imbangi sesama teman dari berbagai daerah yang menghuni asmara putri universitas Pattimura.
“Awal datang kuliah dan tinggal di asrama Putri, beta benar-benar bleng sama dialek melayu Ambon, tapi perlahan dan pasti, Beta sekarang sudah lancar dialog melayu Ambon, ini Beta musti lakukan supaya bisa belajar bersama tamang-tamang,” ucapnya dalam dialek melayu Ambon.
Ia mengaku, kalau rencana untuk menempuh pendidikan sarjana strata dua (S2) belum terpikirkan, tapi saja pihak universitas masih berikan Beta kesempatan maka Beta, tunda cari kerja untuk menunjang kelangsungan bantu pendidikan adik Beta.
“Untuk sementara ini beta mau pikir untuk cari kerja dulu bantu pendidikan adik beta yang di SMA, tapi kalau saja Unpatti kasi kesempatan for Beta untuk pendidikan S2, yang jelas beta lanjut pendidikan, itu harapan besar Beta untuk Unpatti,”kata Dina Artika, Boru (br) Sembiring, S.P.
Rapat Senat Terbuka Luar Biasa dalam rangka Wisuda Periode Juli 2026 ini, Universitas Pattimura mewisuda 1.036 wisudawan dan wisudawati yang terdiri atas lulusan program sarjana, profesi, magister, dan doktor. Sudah menjadi tradisi, setiap kali dilaksanakan Rapat Senat Terbuka Luar Biasa dalam rangka Wisuda, para lulusan berasal dari kampus utama serta Satuan Penyelenggara di Luar Kampus Utama (SPDKU) Kabupaten Kepulauan Aru dan Kabupaten Maluku Barat Daya (MBD).
Acara dihadiri oleh unsur Pemerintah Provinsi Maluku, pemerintah kabupaten/kota, anggota DPRD, pimpinan perguruan tinggi, Forkopimda, para orang tua wisudawan, sivitas akademika, serta tamu undangan lainnya.Hotumese. (L05)
