AMBON, LaskarMaluku.com – Wali Kota Ambon Bodewin Wattimena mengajak seluruh jemaat Gereja Bethel Indonesia (GBI) untuk memperkuat semangat kebersamaan dalam membangun organisasi, sekaligus terus berkontribusi menjaga kerukunan dan kedamaian di Kota Ambon.

Pesan tersebut disampaikan Walikota saat menghadiri peletakan batu pertama pembangunan Kantor Badan Pengurus Daerah (BPD) GBI Maluku di depan Gereja Kasih Karunia Passo Inakaka, Senin (3/8).

Menurut Wattimena, pembangunan kantor BPD GBI Maluku menjadi bukti bahwa pelayanan gereja terus bertumbuh dan berkembang. Karena itu, seluruh hamba Tuhan dan jemaat diharapkan bersatu mendukung proses pembangunan hingga selesai.

“Kalau hari ini dilakukan peletakan batu pertama pembangunan Kantor BPD GBI Maluku, itu menunjukkan bahwa pelayanan gereja terus bertumbuh dan berkembang. Karena itu, dukungan pertama harus datang dari internal GBI sendiri dengan semangat saling menopang dan saling membantu agar proses pembangunan berjalan dengan baik,” ujarnya.

Ia mengatakan, semakin berkembangnya gereja merupakan pertanda semakin bertambah pula umat yang dilayani. Oleh sebab itu, keberadaan kantor dan gedung pertemuan yang representatif sangat dibutuhkan sebagai pusat koordinasi, pembinaan, dan pengembangan pelayanan.

Dalam kesempatan itu, Wattimena menegaskan Pemerintah Kota Ambon tidak hanya fokus membangun infrastruktur fisik, tetapi juga berupaya membangun karakter, mental, dan spiritual masyarakat.

Menurutnya, Ambon kini semakin dikenal sebagai kota yang berkembang melalui berbagai kegiatan dan promosi yang dilakukan pemerintah. Namun di sisi lain, masih ada pandangan dari luar yang mengaitkan Ambon dengan konflik dan kekerasan.

“Ini menjadi tantangan bersama. Karena itu pemerintah terus membangun sinergi dengan seluruh pemimpin agama agar bersama-sama membina umat sehingga kualitas spiritual, karakter, dan mental masyarakat semakin baik,” katanya.

Ia menegaskan Pemkot Ambon akan terus memberikan dukungan terhadap kegiatan keagamaan seluruh umat beragama sesuai kemampuan pemerintah daerah sebagai bagian dari upaya memperkuat kehidupan sosial masyarakat.

Wattimena juga berharap pembangunan kantor BPD GBI Maluku dapat segera diselesaikan sehingga bisa dimanfaatkan secara optimal untuk mendukung pelayanan gereja di Maluku.

Lebih jauh, ia mengingatkan pentingnya menjaga Ambon sebagai kota yang majemuk, tempat hidup berdampingannya berbagai suku, agama, ras, dan budaya.

“Kita semua memiliki tanggung jawab menjaga Ambon agar tetap damai. Jangan pernah memberi ruang bagi konflik ataupun tindakan anarkis. Pemerintah tidak bisa bekerja sendiri. Tokoh agama, hamba Tuhan, dan seluruh elemen masyarakat harus terus saling menopang untuk menjaga persaudaraan,” tegasnya.

Menurut Wattimena, setiap warga memiliki peran sebagai pelaku sejarah yang menentukan masa depan Kota Ambon.

“Dalam apa pun kedudukan dan jabatan kita hari ini, kita tetap terpanggil untuk menjadikan Ambon lebih baik. Mari bekerja bersama agar kota ini terus maju secara bertahap melalui kerja yang terukur dan berkelanjutan,” ujarnya.

Menutup sambutannya, Wali Kota menyampaikan selamat kepada GBI atas dimulainya pembangunan Kantor BPD GBI Maluku.

Ia berharap seluruh proses pembangunan berjalan lancar hingga peresmian nanti.

“Setelah peletakan batu pertama ini, kita semua menunggu peresmiannya. Kiranya Tuhan, Sang Pemberi Berkat, menyertai seluruh proses pembangunan ini sampai selesai dan dapat dipakai untuk mendukung pelayanan kepada umat,” pungkasnya. (L06)