AMBON, LaskarMaluku.com – Anggota DPRD Provinsi Maluku, Yan Zamora Noach, mengingatkan masyarakat agar tidak hanya memandang Proyek Strategis Nasional (PSN) Blok Masela sebagai peluang untuk bekerja langsung di sektor produksi migas.
Kepada wartawan di kantor DPRD Maluku, Karang panjamg (Karpan), Ambon, Kamis (4/6/2026).
Menurut dia, proyek tersebut juga akan membuka berbagai peluang usaha dan lapangan kerja baru yang perlu dipersiapkan sejak dini oleh pemerintah daerah maupun masyarakat setempat.
“Jadi memang hari ini karena Blok Masela merupakan proyek strategis nasional, sebagian besar animo calon pekerja pasti tertuju ke sana. Tetapi kita juga harus memahami bahwa tidak semua orang akan bekerja langsung dalam proyek itu,” ujar Noach.
Anggota DPRD MalukunDaerah pemilihan Kabupaten Kepulauan Tanimbar (KKT) dan Maluku Barat Daya (MBD) ini juga mengatakan,
Kehadiran ribuan tenaga kerja di kawasan proyek nantinya akan menciptakan kebutuhan baru di berbagai sektor pendukung, mulai dari kuliner, perdagangan, jasa, transportasi, hingga penyediaan tempat tinggal.
“Yang harus kita antisipasi bukan hanya pekerjaan di dalam proyek produksi Blok Masela, tetapi juga kebutuhan lain dari para pekerja yang jumlahnya sangat besar. Ada sektor kuliner, tempat tinggal, bengkel, jasa dan berbagai usaha lainnya yang juga harus dipersiapkan,” katanya.
Menurutnay, pemerintah daerah perlu memperluas program pelatihan dan peningkatan kapasitas masyarakat, tidak hanya untuk memenuhi kebutuhan tenaga kerja di sektor migas, tetapi juga mendorong lahirnya pelaku usaha baru yang mampu memanfaatkan dampak ekonomi dari proyek tersebut.
“Kompetensi yang harus dibangun bukan hanya agar mereka bisa bekerja di sana, tetapi juga bagaimana mereka mampu mengembangkan UMKM dan usaha-usaha yang mendukung aktivitas ekonomi di sekitar kawasan proyek,” tegasnya.
Ia menjelaskan, peluang ekonomi yang muncul akibat kehadiran Blok Masela harus dimanfaatkan secara maksimal oleh masyarakat lokal, khususnya di KKT dan MBD, sehingga manfaat proyek strategis nasional itu dapat dirasakan lebih luas.
“Kita harus melihat peluang usaha yang muncul sebagai dampak dari Blok Masela, bukan hanya pekerjaan di lokasi produksi. Ada rumah makan, kos-kosan, bengkel, transportasi dan berbagai usaha lain yang bisa dikembangkan masyarakat,” pungkasnya. (L04)